<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>indonesia234</title>
	<atom:link href="http://indonesia234.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indonesia234.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Nov 2008 03:47:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='indonesia234.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>indonesia234</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://indonesia234.wordpress.com/osd.xml" title="indonesia234" />
	<atom:link rel='hub' href='http://indonesia234.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>KEPUTUSAN FATWA  MAJELIS ULAMA INDONEISA  Tentang PLURALISME, LIBERALISME DAN SEKULARISME AGAMA</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/23/keputusan-fatwa-majelis-ulama-indoneisa-tentang-pluralisme-liberalisme-dan-sekularisme-agama/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/23/keputusan-fatwa-majelis-ulama-indoneisa-tentang-pluralisme-liberalisme-dan-sekularisme-agama/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 03:02:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[jil]]></category>
		<category><![CDATA[KEPUTUSAN FATWA  MAJELIS ULAMA INDONEISA  Tentang PLURA]]></category>
		<category><![CDATA[LIBERALISME DAN SEKULARISME AGAMA]]></category>
		<category><![CDATA[libralisme]]></category>
		<category><![CDATA[pluralisme]]></category>
		<category><![CDATA[sekularisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Fatwa MUI Tentang SEPILIS Fatwa MUI KEPUTUSAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONEISA Nomor : 7/MUNAS VII/MUI/II/2005 Tentang PLURALISME, LIBERALISME DAN SEKULARISME AGAMA Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional MUI VII, pada 19-22 Jumadil Akhir 1246 H. / 26-29 Juli 2005 M. MENIMBANG : Bahwa pada akhir-akhir ini berkembang paham pluralisme agama, liberalisme dan sekularisme serta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=33&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="anchor">Fatwa MUI<br />
<span style="color:#ff0000;">Tentang SEPILIS</span></p>
<table id="AutoNumber8" style="border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"> <a name="QURAN_VERSE_002_120"><span style="color:#0000ff;"><strong>Fatwa  MUI</strong></span></a> </p>
<div class="content">
<p><strong>KEPUTUSAN FATWA<br />
MAJELIS ULAMA INDONEISA<br />
Nomor : 7/MUNAS VII/MUI/II/2005<br />
Tentang</strong><br />
<strong>PLURALISME, LIBERALISME DAN SEKULARISME AGAMA</strong></p>
<p align="left">Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam Musyawarah Nasional MUI    VII, pada 19-22 Jumadil Akhir 1246 H. / 26-29 Juli 2005 M.</p>
<p><strong>MENIMBANG :</strong></p>
<ol type="a">
<li>Bahwa pada akhir-akhir ini berkembang paham pluralisme agama,      liberalisme dan sekularisme serta paham-paham sejenis lainnya di kalangan      masyarakat;</li>
<li>Bahwa berkembangnya paham pluralisme agama, liberalisme dan sekularisme      serta dikalangan masyarakat telah menimbulkan keresahan sehingga sebagian      masyarakat meminta MUI untuk menetapkan Fatwa tentang masalah tersebut;</li>
<li>Bahwa karena itu , MUI memandang perlu menetapkan Fatwa tentang paham      pluralisme, liberalisme, dan sekularisme agama tersebut untuk di jadikan      pedoman oleh umat Islam.</li>
</ol>
<p><strong>MENGINGAT :</strong></p>
<ol type="1">
<li><span style="text-decoration:underline;"><strong>Firman Allah</strong></span> :
<ul>
<li>Barang siapa mencari agama selaian agama Islam, maka sekali-kali        tidaklah akan terima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk        orang-orang yang rugi… (QS. Ali Imaran [3]: 85)</li>
<li>Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam… (QS.        Ali Imran [3]: 19)</li>
<li>Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. (QS. al-Kafirun [109] : 6).</li>
<li>Dan tidaklahpatut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi        perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu        ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.        Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah        sesat, sesat yang nyata. (QS. al-Azhab [33:36).</li>
<li>Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap        orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir        kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku        adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu        orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari        negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa        menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang        zalim. (QS. al-Mumtahinah [60]: 8-9).</li>
<li>Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu        (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari        (keni’matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana        Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan.        (QS. al-Qashash [28]: 77).</li>
<li>Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang dimuka bumi ini,        niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain        hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah        berdusta. (terhadap Allah). (QS. al-An’am [6]: 116).</li>
<li>Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah        langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah        mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka tetapi mereka berpaling dari        kebanggaan itu. (Q. al-Mu’minun [23]: 71).</li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration:underline;"><strong>Hadis Nabi saw</strong></span> :
<ol type="a">
<li>Imam Muslim (w. 262 H) dalam Kitabnya Shahih Muslim, meriwayatkan        sabda Rasulullah saw :<br />
“Demi Dzat yang menguasai jiwa Muhammad, tidak ada seorangpun baik Yahudi        maupun Nasrani yang mendengar tentang diriku dari Umat Islam ini, kemudian        ia mati dan tidak beriman terhadap ajaran yang aku bawa, kecuali ia akan        menjadi penghuni Neraka.” (HR Muslim).</li>
<li>Nabi mengirimkan surat-surat dakwah kepada orang-orang non-Muslim,        antara lain Kaisar Heraklius, Raja Romawi yang beragama Nasrani,        al-Najasyi Raja Abesenia yang beragama Nasrani dan Kisra Persia yang        beragama Majusi, dimana Nabi mengajak mereka untuk masuk Islam. (riwayat        Ibn Sa’d dalam al-Thabaqat al-Kubra dan Imam Al-Bukhari dalam Shahih        al-Bukhari).</li>
<li>Nabi saw melakukan pergaulan social secara baik dengan        komunitas-komunitas non-Muslim seperti Komunitas Yahudi yang tinggal di        Khaibar dan Nasrani yang tinggal di Najran; bahkan salah seorang mertua        Nabi yang bernama Huyay bin Aththab adalah tokoh Yahudi Bani Quradzah        (Sayyid Bani Quraizah). (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p><strong>MEMPERHATIKAN :</strong> Pendapat Sidang Komisi C Bidang Fatwa pada Munas VII    VII MUI 2005.</p>
<p align="center">Dengan bertawakal kepada Allah SWT.</p>
<p><strong>MEMUTUSKAN<br />
</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="left"><strong>MENETAPKAN : FATWA TENTANG PLURALISME AGAMA DALAM PANDANGAN    ISLAM</p>
<p>Pertama : Ketentuan Umum</strong></p>
<ol type="1">Dalam Fatwa ini, yang dimaksud dengan</p>
<li>Pluralisme agama adalah suatu paham yang mengajarkan bahwa semua agama      adalah sama dan karenanya kebenaran setiap agama adalah relative; oleh sebab      itu, setiap pemeluk agama tidak boleh mengkalim bahwa hanya agamanyasaja      yang benar sedangkan agama yang lain salah. Pluralisme juga mengajarkan      bahwa semua pemeluk agama akan masuk dan hidup dan berdampingan di surga.</li>
<li>Pluralitas agama adalah sebuah kenyataan bahwa di negara atau daerah      tertentu terdapat berbagai pemeluk agama yang hidup secara berdampingan.</li>
<li>Liberalisme adalah memahami nash-nash agama (Al-Qur’an &amp; Sunnaah) dengan      menggunakan akal pikiran yang bebas; dan hanya menerima doktrin-doktrin      agama yang sesuai dengan akal pikiran semata.</li>
<li>sekualisme adalah memisahkan urusan dunia dari agama hanya digunakan      untuk mengatur hubungan pribadi dengan Tuhan, sedangkan hubungan sesame      manusia diatur hanya dengan berdasarkan kesepakatan social.</li>
</ol>
<p><strong>Kedua : Ketentuan Hukum</strong></p>
<ol type="1">
<li>Pluralism, Sekualarisme dan Liberalisme agama sebagaimana dimaksud pada      bagian pertama adalah paham yang bertentangan dengan ajaran agama islam.</li>
<li>Umat Islam haram mengikuti paham Pluralisme Sekularisme dan Liberalisme      Agama.</li>
<li>Dalam masalah aqidah dan ibadah, umat islam wajib bersikap ekseklusif,      dalam arti haram mencampur adukan aqidah dan ibadah umat islam dengan aqidah      dan ibadah pemeluk agama lain.</li>
<li>Bagi masyarakat muslim yang tinggal bersama pemeluk agama lain      (pluralitas agama), dalam masalah social yang tidak berkaitan dengan aqidah      dan ibadah, umat Islam bersikap inklusif, dalam arti tetap melakukan      pergaulan social denga pemeluk agama lain sepanjang tidak saling merugikan.</li>
</ol>
<p align="right">Ditetapkan di: Jakarta<br />
Pada tanggal: <span style="text-decoration:underline;">22 Jumadil Akhir 1426 H.</span><br />
29 Juli 2005 M.</p>
</div>
<p align="center">
<p>MUSYAWARAH NASIONAL VII<br />
MAJELIS ULAMA INDONESIA</p>
<div>
<table id="AutoNumber9" style="border-collapse:collapse;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="15">
<tbody>
<tr>
<td align="center">Pimpinan Sidang Komisi C Bidang Fatwa,</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>K.H. MA’RUF AMIN</strong></span></td>
<td align="center">Sekretaris,</p>
<p><span style="text-decoration:underline;"><strong>HASANUDIN</strong></span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="100%"></td>
</tr>
<tr>
<td width="100%">Sumber :     <a href="http://www.halalguide.info/content/view/62/55/"> http://www.halalguide.info/content/view/62/55/</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=33&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/23/keputusan-fatwa-majelis-ulama-indoneisa-tentang-pluralisme-liberalisme-dan-sekularisme-agama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ilbab vs Sekularisme, Pelajaran dari Turki</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/23/ilbab-vs-sekularisme-pelajaran-dari-turki/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/23/ilbab-vs-sekularisme-pelajaran-dari-turki/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2008 02:53:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[ilbab vs Sekularisme]]></category>
		<category><![CDATA[indonesai234]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan islam liberal]]></category>
		<category><![CDATA[jil]]></category>
		<category><![CDATA[libralisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajaran dari Turki]]></category>
		<category><![CDATA[pluralisme]]></category>
		<category><![CDATA[sekularisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Jilbab vs Sekularisme, Pelajaran dari Turki Parlemen Turki akhirnya mencabut larangan pemakaian Jilbab di seluruh Universitas di negeri itu. Peraturan yang telah diterapkan selama lebih dari dua dasawarsa tersebut konon merupakan manifestasi dari paham “sekularisme Turki modern”. Sebuah paham yang telah dianut Turki sejak lebih dari 80 tahun yang lalu republik tersebut didirikan. Jadi wajar saja, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=32&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="entry">
<h2><a title="Permalink" href="http://aisar.wordpress.com/2008/02/17/jilbab-vs-sekularisme-pelajaran-dari-turki/">Jilbab vs Sekularisme, Pelajaran dari Turki</a></h2>
<div class="snap_preview">
<p><img src="http://aisar.files.wordpress.com/2008/02/jilbab.jpeg" border="0" alt="jilbab.jpeg" hspace="5" vspace="5" align="left" />Parlemen Turki akhirnya mencabut larangan pemakaian Jilbab di seluruh Universitas di negeri itu. Peraturan yang telah diterapkan selama lebih dari dua dasawarsa tersebut konon merupakan manifestasi dari paham “sekularisme Turki modern”. Sebuah paham yang telah dianut Turki sejak lebih dari 80 tahun yang lalu republik tersebut didirikan.</p>
<p>Jadi wajar saja, ketika keputusan tersebut diambil, tidak sedikit masyarakat Turki yang berang. Mereka berunjuk rasa dan mendatangi makam Mustafa Kemal Ataturk yang dipuja sebagai bapak sekularisme Turki. Menurut mereka, pembolehan Jilbab akan menyebabkan meluasnya pengaruh agama dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, sehingga berpotensi memunculkan kelompok-kelompok radikal. Kelompok-kelompok inilah yang akan merusak keamanan dan stabilitas negara modern.</p>
<p>Bagi penulis, pergulatan antara agama dan sekularisme memang tidak akan pernah terselesaikan dengan memuaskan kedua belah pihak. Contoh, kaum agamais merasa berhak menjalankan agamanya se-maksimal mungkin, lalu para wanitanya menutup seluruh tubuh mereka dengan jubah hitam dan cadar. Cara berpakaian seperti ini tentunya tidak akan menimbulkan tanda tanya atau gejolak di tengah-tengah masyarakat “Arab” (tidak semua orang Arab). Namun, ketika cara berpakaian seperti ini dibawa ke negara Eropa, Amerika, atau bahkan ke Indonesia sekali pun, sulit sekali untuk diterima sebagai cara berpakaian yang “wajar” dan “sopan”. Akhirnya, muncullah pelarangan-pelarangan yang digagas oleh kaum sekuler. Kalau kaum agamis melihat hal ini sebagai pelanggaran terhadap hak asasi pribadinya untuk menjalankan agama, maka kaum sekuler beralasan untuk menciptakan rasa tentram, aman, dan nyaman bagi masyarakat.</p>
<p>Dua cara pandang ini tentu sulit untuk dipertemukan. Yang terjadi akhirnya adalah pengkutuban paham. Di wilayah yang dikuasai sepenuhnya oleh kaum agamis, diberlakukanlah hukum-hukum agama, seperti kewajiban berjilbab. Sedang wilayah kental kaum sekuler justru sebaliknya, pelarangan berjilbab. Namun bagi penulis, dari kedua model peraturan tersebut tidak ada satu pun yang memenuhi jaminan HAM.</p>
<p>Ketika hukum agama yang sifatnya “debatable”, atau masih diperdebatkan oleh ulama-ulama dipaksakan untuk menjadi peraturan negara, tentu memicu munculnya konflik kepentingan dan ada pihak yang merasa terdzolimi. Untuk itu bagi saya, sangat tidak feasible kalau pemerintah daerah di Indonesia membuat perda syari’at kewajiban berjilbab. Namun, penulis mendukung penuh apabila perda syari’at itu untuk memberantas prostitusi, perjudian, miras, penyalahgunaan narkoba serta hal-hal lain yang memang tidak “debatable”.</p>
<p>Begitu juga dengan kaum sekuler, ketakutan yang berlebihan terhadap agama pada akhirnya akan menciptakan produk hukum yang mengekang kebebasan beragama. Bagi saya, sekulerisme itu seharusnya “netral agama” bukan “anti agama”. Misalkan, tidak seharusnya muncul “kebencian” terhadap jilbab, pengekangan terhadap azan, dst. Namun yang lebih harus ditekankan ialah bagaimana menciptakan lingkungan yang kondusif, rukun dan toleran di antara pemeluk-pemeluk agama yang berbeda.</p>
<p>Pada akhirnya, memang antara dua kutub ini dibutuhkan sikap saling toleran, saling menghargai. Jika anda kaum agamis, hidup di negeri sekuler (seperti Indonesia) yang menjamin kebebasan anda beragama, silakan nikmati dan syukuri itu sebaik-baiknya, tapi jangan berlebihan, jangan sampai menimbulkan konflik atau ketidaknyamanan bagi orang lain.</p>
<p>http://aisar.wordpress.com/2008/02/17/jilbab-vs-sekularisme-pelajaran-dari-turki/</p></div>
<p class="meta"><span class="date"> <a href="http://aisar.wordpress.com/2008/02/17/">February 17, 2008</a> &#8211; <!-- at 8:40 am --> </span> <span class="postedby"> Posted by                   	               		<a title="Posts by aisar" href="http://aisar.wordpress.com/author/aisar/">aisar</a> |  	                  <a title="View all posts in Islam, Ma Faith" rel="category tag" href="http://wordpress.com/tag/islam/">Islam, Ma Faith</a>,  <a title="View all posts in Rada Serius n' Berat" rel="category tag" href="http://wordpress.com/tag/serius/">Rada Serius n&#8217; Berat</a> | 					   | 	                  <a href="http://aisar.wordpress.com/2008/02/17/jilbab-vs-sekularisme-pelajaran-dari-turki/#comments">19 Comments</a> </span></p>
</div>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=32&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/23/ilbab-vs-sekularisme-pelajaran-dari-turki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aisar.files.wordpress.com/2008/02/jilbab.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">jilbab.jpeg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membongkar Jaringan AKKBB (3)</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/20/membongkar-jaringan-akkbb-3/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/20/membongkar-jaringan-akkbb-3/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 03:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[jaringan islam liberal]]></category>
		<category><![CDATA[jil]]></category>
		<category><![CDATA[libralisme]]></category>
		<category><![CDATA[Membongkar Jaringan AKKBB (3)]]></category>
		<category><![CDATA[pluralisme]]></category>
		<category><![CDATA[sekularisme]]></category>
		<category><![CDATA[liberalisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Membongkar Jaringan AKKBB (3) Selasa, 10 Jun 08 19:11 WIB Kirim teman Kejadian rusuh yang diakibatkan provokasi massa AKKBB terhadap para laskar Islam siang itu (1/6) di Monas berlangsung cepat. Para korlap dari umat Islam berusaha menenangkan massanya yang marah. Untunglah korban luka hanya beberapa orang dan tidak ada yang parah. Namun oleh media massa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=31&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Membongkar Jaringan AKKBB (3)</h1>
<p class="pubtime">Selasa, 10 Jun 08 19:11 WIB</p>
<div id="action"><a href="http://www.eramuslim.com/berita/send/8610184048-membongkar-jaringan-akkbb-3.htm">Kirim teman</a></div>
<p><img src="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/bubarin-ahmadiyah.jpg" alt="" width="180" align="right" />Kejadian rusuh yang diakibatkan provokasi massa AKKBB terhadap para laskar Islam siang itu (1/6) di Monas berlangsung cepat. Para korlap dari umat Islam berusaha menenangkan massanya yang marah. Untunglah korban luka hanya beberapa orang dan tidak ada yang parah. Namun oleh media massa cetak maupun teve yang dikuasai jaringan liberal Islam dan juga non-Muslim, peristiwa yang sebenarnya biasa saja ini di<em>blow-up</em> sedemikian rupa bagaikan sebuah peristiwa genosida yang memakan korban ratusan ribu nyawa. Penguasaan media massa, di sinilah titik lemah umat Islam Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal">Sehari setelah peristiwa, Kuasa Usaha Kedubes Amerika Serikat John A Heffern menjenguk empat anggota AKKBB di RSPAD, Jakarta. Dalam kunjungannnya, John menyalami dan berbincang dengan mereka. Keempatnya adalah Manager Program Jurnal Perempuan Guntur Romli (salah satu <em>pentolan</em> JIL), Direktur ICIP Syafii Anwar, dan dua anggota kelompok sesat Ahmadiyah yakni Dedi C Ahmad dan Taher.</p>
<p class="MsoNormal">Pada hari yang sama, dan ini yang mengejutkan, Presiden SBY dengan amat cepat merespon peristiwa tersebut. Padahal presiden yang satu ini dikenal sebagai seseorang yang lamban dan peragu dalam mengambil sikap. Hanya sehari setelah kejadian, SBY menggelar jumpa pers mendadak di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta. Sebelumnya, Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng, adik dari tokoh JIL Rizal Mallarangeng mengingatkan para jurnalis untuk tidak memotong pernyataan presiden dalam medianya. “Karena ini menyangkut isu yang sensitif, ” demikian Andi.</p>
<p class="MsoNormal">Secara lengkap, ini adalah pernyataan SBY soal bentrokkan di Monas: <em>“Saya sangat menyesalkan terjadinya kekerasan di Jakarta kemarin siang. Saya mengecam keras pelaku-pelaku tindak kekerasan itu yang menyebabkan sejumlah warga kita luka-luka.</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Negara kita adalah negara hukum yang punya UUD, UU dan peraturan yang berlaku, bukan negara kekerasan. Oleh karena itu terkait insiden kekerasan kemarin, saya minta hukum ditegakkan. Pelaku-pelakunya diproses secara hukum diberikan sanksi hukum yang tepat.</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Ini menunjukkan negara tidak boleh kalah dengan perilaku-perilaku kekerasan. Negara harus menegakkan tatanan yang berlaku untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia.</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Saya meminta masyarakat luas mengingat akhir-akhir ini banyak kegiatan fisik di lapangan, sebagian adalah unjuk rasa sebagian lagi bukan. Tapi di satu kota bersamaan sering terjadi berbagai kegiatan fisik dengan tujuan, motif dan tema berbeda. Saya harap semua pihak tetap tertib mengendalikan diri. Apa yang disampaikan kepada kepolisian, itu dijalankan. Karena itu janjinya kepada kepolisian sehingga pengamanan bisa dilakukan.<br />
</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Kalau ada masalah di antara komponen masyarakat, solusinya bukan dengan kekerasan, tapi solusi damai. Sesuai dengan semangat kita, UUD, UU dan peraturan yang berlaku.</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Kepada kepolisian, saya meminta agar meningkatkan kinerjanya. Tantangannya tidak ringan, permasalahannya kompleks. Oleh karena itu kepolisian di seluruh tanah air khususnya Jakarta dan kota besar lain, lebih cepat dan profesional agar semua bisa ditangani dengan baik.<br />
</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Memang ada dinamika, ada kegiatan yang tiba-tiba datang seperti kekerasan yang terjadi kemarin. Tapi kepolisian tetap melakukan pencegahan.</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Tegas! Jangan memberikan ruang untuk keluar dari apa yang kita kehendaki. Kepada seluruh rakyat mari kita jaga baik-baik negeri ini, kita jaga kehormatan bangsa di negeri sendiri dan dunia internasional.</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Tindakan kekerasan kemarin yang dilakukan oleh organisasi tertentu, orang-orang tertentu mencoreng nama baik negara kita di negeri sendiri maupun dunia.</em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Jangan mencederai seluruh rakyat Indonesia dengan gerakan-gerakan dan tindakan seperti itu. Demikian pernyataan saya, terima kasih.”</em></p>
<p class="MsoNormal"><span>Sehari setelah SBY mengeluarkan Lalu (3/6/2008), Kedubes AS mengeluarkan rilis yang disampaikan kepada berbagai media massa Indonesia. Kedubes AS menyatakan jika tindak kekerasan seperti yang terjadi di Monas menimpa massa AKKBB akan memiliki dampak yang serius bagi kebebasan beragama dan berkumpul di Indonesia dan akan menimbulkan masalah keamanan. Kedubes AS juga prihatin terhadap para korban yang terluka dan pihaknya pun menyambut baik sikap SBY agar para pelaku tindak kejahatan segera ditindak secara hukum. Tidak sampai di sini, Kedubes AS pun mendesak pemerintah SBY untuk terus menjunjung kebebasan beragama bagi para warga negaranya sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Di sebagian besar media massa, cetak maupun teve, peristiwa ini mendapat porsi pemberitaan yang sangat besar dengan pemihakan yang sangat kentara. Yang sangat kasar dalam hal ini adalah Metro TV. Dalam aneka acara, Metro TV menyebut Habib Rizieq hanya dengan “Rizieq Shihab”, sedangkan Abdurrahman Wahid dengan sebutan Gus Dur atau KH. Abdurrahman Wahid. Angle pemberitaan pun terasa sekali, bahkan kasar, mencitra-burukkan FPI sebagai organisasi massa yang haus darah, beringas bagaikan preman, dan wajib dibubarkan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Apa yang dilakukan Metro TV sebenarnya tidaklah aneh karena stasiun teve ini memang sejak lama telah mengakomodir orang-orang dari kelompok liberal dan bukan rahasia umum lagi jika banyak siarannya sangat <em>Americanized</em>. Bagi sebagian kalangan, stasiun teve ini adalah CNN-nya Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Lantas, di manakah letak hubungannya dengan kepentingan Zionis-Yahudi, apakah itu bernama Zionis Amerika atau Zionis Israel?<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Jika kita jeli, maka AKKBB ini merupakan sebuah aliansi cair dari dua kubu yakni kaum Liberal seperti JIL dan juga kubu non-Muslim seperti KWI dan PGI. Bukan rahasia umum lagi jika JIL merupakan perpanjangan tangan kepentingan Zionis di Indonesia untuk menghancurkan Islam dari dalam. Keterangan tentang hal ini tidak perlu dibahas lagi. Salah satunya silakan lihat situs w<em>ww.libforall.com</em> dan juga tulisan di eramuslim.com, rubrik Nasional dengan judul “Di mana Habib Rizieq dan Abdurrahjan Wahid Sebelum Kasus Monas” (Ahad, 8/6) tentang Abdurrahman Wahid.</span></p>
<p class="NoSpacing">Arah dan strategi pemberitaan sebagian besar media massa kita—cetak maupun teve—secara kasar memang terlihat tidak profesional dan memihak kubu pro-Ahmadiyah. Hal ini sebenarnya berangkat dari strategi Rand Corporation, sebuah lembaga think-tank Amerika yang ingin menghancurkan Islam di Indonesia.</p>
<p>Dalam tulisan keempat akan dipaparkan isi dari strategi Rand Corporation yang ditulis oleh Cheryl Bernard. (<em>bersambung/</em></p>
<p>sumber : http://www.eramuslim.com/berita/tha/8610184048-membongkar-jaringan-akkbb-3.htm</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=31&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/20/membongkar-jaringan-akkbb-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/bubarin-ahmadiyah.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Membongkar Kedok JIL &#8211; Pengadilan Terbuka Atas Mereka</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/20/membongkar-kedok-jil-pengadilan-terbuka-atas-mereka/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/20/membongkar-kedok-jil-pengadilan-terbuka-atas-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 03:12:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[indonesia234]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan islam liberal]]></category>
		<category><![CDATA[jil]]></category>
		<category><![CDATA[libralisme]]></category>
		<category><![CDATA[Membongkar Kedok JIL - Pengadilan Terbuka atas mereka]]></category>
		<category><![CDATA[pluralisme]]></category>
		<category><![CDATA[sekularisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Membongkar Kedok JIL &#8211; Pengadilan Terbuka Atas Mereka Penulis: Al Ustadz Muslim Abu Ishaq Al Atsari Firqoh-Firqoh, 19 September 2005, 11:04:37 Ali radhiallahu &#8216;anhu berkata: لَوْ كَانَ الدِّيْنُ بِالرَّأْيِ لَكَانَ أَسْفَلُ الْخُفِّ أَوْلَى بِالْمَسْحِ مِنْ أَعْلاَهُ وَقَدْ رَأَيْتُ رَسُوْلَ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى ظَاهِرِ خُفَّيْهِ “Seandainya yang menjadi tolak ukur [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=30&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img src="http://www.assalafi.net/images/bismib.gif" alt="" width="131" height="35" /></div>
<p align="center"><strong>Membongkar Kedok JIL &#8211; Pengadilan Terbuka Atas Mereka</strong><br />
Penulis: Al Ustadz Muslim Abu Ishaq Al Atsari<br />
Firqoh-Firqoh, 19 September 2005, 11:04:37</p>
<div style="padding:10px;">Ali radhiallahu &#8216;anhu berkata:<br />
لَوْ كَانَ الدِّيْنُ بِالرَّأْيِ لَكَانَ أَسْفَلُ الْخُفِّ أَوْلَى بِالْمَسْحِ مِنْ أَعْلاَهُ وَقَدْ رَأَيْتُ رَسُوْلَ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى ظَاهِرِ خُفَّيْهِ<br />
“Seandainya yang menjadi tolak ukur di dalam agama ini adalah akal pikiran niscaya bagian bawah khuf lebih pantas untuk diusap daripada bagian atasnya. Dan sungguh aku pernah melihat Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam mengusap bagian atas dua khufnya.” (Diriwayatkan oleh Al-Imam Abu Dawud di dalam Sunan-nya no. 162. Guru kami, Asy-Syaikh Muqbil Al-Wadi’i rahimahullah berkata di dalam kitab Al-Jami’us Shahih Mimma Laisa fish Shahihaini (1/61) Bab Ma Ja’a Fi Dzammi Ra’yi (Bab Tercelanya Mengutamakan Akal Pikiran): “Hadits ini shahih.” Para perawinya adalah perawi kitab Shahih kecuali Abdu Khair, namun dia ditsiqahkan oleh Ibnu Ma’in sebagaimana dinukilkan di dalam kitab Tahdzibut Tahdzib).<br />
Ucapan shahabat yang mulia di atas mengisyaratkan kepada kita tentang kedudukan akal di dalam agama, dan bahwa agama ini tidaklah diukur dengan akal pikiran namun kembalinya kepada nash, yaitu apa kata Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan apa kata Rasul-Nya Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.<br />
Namun kita dapati ada sebagian manusia yang sangat mengagungkan akal sehingga mereka memposisikan akal tersebut di atas Al Qur’an dan As-Sunnah. Bila sesuai dengan akal, mereka terima, dan bila bertentangan dengan akal –menurut mereka– mereka tolak atau simpangkan maknanya.</p>
<p>Islam Memuliakan Akal<br />
Allah menganugerahkan kepada manusia nikmat berupa akal pikiran yang dengannya manusia terangkat kepada tingkatan taklif ilahiyyah (memikul beban syariat sebagai hamba yang mukallaf). Dengan akal itu pula manusia mengetahui taklif tersebut dan dapat memahaminya. [1] Allah bekali pula manusia dengan fithrah yang bersesuaian dengan wahyu yang mulia dan agama yang haq, yang dibawa oleh para rasul Allah alaihimush shalatu wassalam, yang Allah syariatkan dan Allah jadikan sebagai jalan hidup bagi manusia tersebut, yang mana wahyu dan agama yang haq ini tersampaikan lewat lisan para rasul yang mulia shalawatullahi wa salamuhu alaihim ajma‘in. (Manhajul Anbiya fid Da’wah ilallahi fihil Hikmah wal ‘Aql, Asy-Syaikh Rabi‘, hal. 33)</p>
<p>Dengan demikian, Islam tidaklah menelantarkan akal, dan tidak pula mengangkatnya lebih dari porsinya namun akal ditempatkan pada tempatnya dan digunakan dengan semestinya.<br />
Al Qur’an yang mulia telah banyak memberikan dorongan kepada kita untuk mempergunakan akal pikiran. Kita diperintahkan untuk memikirkan Al Qur’an hingga sampai pada keyakinan tentang kebenarannya, sebagaimana kita diperintah untuk memikirkan ciptaan Allah untuk menambah keyakinan kita kepada-Nya.</p>
<p>“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an (memikirkan dan merenungkannya)? Kalau sekiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, niscaya mereka akan mendapatkan pertentangan yang banyak di dalamnya.” (An-Nisa: 82)<br />
“Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka ? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan tujuan yang benar dan waktu yang ditentukan…” (Ar-Rum: <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Allah membuat banyak permisalan dalam Al Qur’an agar kita memikirkannya, seperti ketika Dia menceritakan tentang permisalan kehidupan dunia:<br />
“Permisalan kehidupan dunia itu hanyalah seperti air yang Kami turunkan dari langit lalu bercampurlah dengannya tumbuh-tumbuhan bumi dari apa yang dimakan oleh manusia dan hewan. Hingga ketika bumi itu telah memakai perhiasannya dan indah (subur menghijau dengan berbagai jenis tanamannya) sementara pemiliknya yakin mereka akan mampu memetik dan menikmati hasilnya (dari tanam-tanaman tersebut), datanglah perintah Kami pada waktu malam dan siang (sehingga rusak dan hancurlah tanaman yang sudah diharapkan tadi). Lalu Kami jadikan tanaman itu seperti sudah dituai seakan-akan ia tidak pernah ada di hari kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat Kami bagi orang-orang yang mau berpikir.” (Yunus: 24)</p>
<p>Islam Membimbing Akal<br />
Akal memiliki kemampuan yang terbatas sehingga ia tidak dapat mencapai seluruh hakikat yang ada. Bila akal dilepaskan begitu saja tanpa bimbingan niscaya ia bisa keliru dan terjerumus dalam kesesatan. Sebagaimana kemaksiatan pertama yang dilakukan oleh makhluk terhadap Rabbnya, ketika Iblis diperintah untuk sujud kepada Adam &#8216;alaihissalam sebagai tanda penghormatan kepada Adam, Iblis enggan karena ia merasa lebih mulia dan lebih tinggi daripada Adam. Ia diciptakan dari api sementara Adam dari tanah. Menurut akal Iblis, api itu lebih mulia daripada tanah.</p>
<p>“Aku lebih baik daripadanya (Adam), Engkau ciptakan aku dari api sementara dia Engkau ciptakan dari tanah liat.” (Al-A’raf: 12)<br />
Dengan begitu, akal perlu dibimbing oleh wahyu dan harus tunduk dengan wahyu, karena wahyu itu dari firman Allah dan perkataan-Nya yang suci sementara akal adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah. Karena akal itu terbatas, syariat menetapkan ia tidak boleh berdalam-dalam membahas perkara yang tidak mungkin dijangkau, seperti di antaranya memikirkan Dzat Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan hakikat-Nya, karena Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman:<br />
وَ لاَ يُحِيْطُوْنَ بِهِ عِلْمًا<br />
“Ilmu mereka (makhluk) tidak dapat meliputi Allah.” (Thaha: 110)</p>
<p>Selain itu juga wahyu dan akal yang sehat tidaklah saling bertentangan. Wahyu sebagai dasar pijakan, timbangan dan pengoreksi akal ketika ia menyimpang dari kebenaran. Dengan begitu akal harus menganggap baik apa yang dianggap baik oleh syariat dan mengganggap jelek apa yang dianggap jelek oleh syariat. Akal seperti inilah yang dikatakan akal sehat.</p>
<p>Agama Bukan dari Akal Pikiran<br />
Al-Imam Al-Barbahari rahimahullah berkata: “Agama ini datang dari Allah tabaraka wa ta`ala, bukan dari akal dan pendapat manusia. Ilmunya dari sisi Allah melalui Rasul-Nya, maka janganlah engkau mengikuti agama dengan hawa nafsumu yang menyebabkanmu terpisah dari agama hingga engkau keluar darinya. Tidak ada dalil bagimu untuk menolak syariat dengan akal atau hawa nafsu karena Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam telah menjelaskan agama ini (As Sunnah) kepada para shahabat. Para shahabat adalah Al-Jama’ah dan As-Sawadul A’zham. As-Sawadul A’zham adalah kebenaran dan orang yang berpegang dengannya.” (Syarhus Sunnah, hal. 66)</p>
<p>Yang Berbicara Agama dengan Akal adalah Penghujat Allah dan Rasul-Nya<br />
Para perusak agama dari kalangan aqlaniyyun menempatkan akal di atas Al Qur’an dan As Sunnah. Nama kelompok mereka bisa berbeda-beda namun sama dalam sikap memposisikan akal mereka. Satu dari sekian kelompok tersebut yang sekarang ini para da’inya sedang berteriak-teriak memasarkan kesesatannya di negeri ini adalah kelompok yang diistilahkan Jaringan Islam liberal (JIL) [2] ataupun yang sejenis pemikirannya. Orang-orang dalam jaringan ini berbicara tentang agama seenak perut mereka dan menurut akal-akalan mereka, tidak dilandasi dengan Al Qur’an, tidak pula dengan Sunnah Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam yang shahih, dan tidak pula dengan bimbingan para ulama pendahulu kita yang shalih.</p>
<p>Padahal posisi keilmuan mereka terhadap agama ini sangat memprihatinkan. Bahkan kebanyakan mereka adalah orang-orang bodoh namun tidak tahu bahwa dirinya bodoh. Walaupun ada di antara mereka yang bergelar profesor, doktor dan gelar kesarjanaan lainnya, namun mereka tidak paham sama sekali terhadap agama Allah ini. Sekilas kami membaca apa yang mereka tulis dalam buku-buku mereka dan juga dalam situs mereka di internet. Sungguh kita tidak mendapatkan dalil. Mungkin ada penyebutan dalil, namun tidak pada tempatnya atau apa yang dibawakan itu lemah dari sisi ilmu riwayah wa dirayah.</p>
<p>Ini menunjukkan bahwa mereka tidak bisa membedakan mana yang haq dan mana yang batil. Terlebih lagi dalam ilmu hadits, ilmu yang mulia ini mereka tidak paham sama sekali sehingga biasa kita dapati mereka menolak hadits dengan perkataan yang membuat tertawa orang awam terlebih lagi orang yang alim, seperti ketika mereka menolak hadits-hadits tentang jilbab dinyatakan hadits-haditsnya ahad (Kritik atas Jilbab, situs JIL, 4/6/2003).<br />
Mereka membantah Al Qur’an dengan akal mereka atau dengan ucapan orang kafir. Begitu pula terhadap hadits Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam, bahkan mereka menghinakan beliau Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.</p>
<p>Demikian kenyataan yang ada pada kelompok sesat antek-antek Yahudi ini. Jangankan orang rendahan mereka, orang yang ditokohkan di kalangan mereka sebagai da’i mereka, seperti Ulil Abshar Abdalla, kenyataan sesungguhnya adalah orang yang bodoh. Jangankan terhadap syariat, dalam masalah bahasa Arab pun terlihat kedunguannya. Satu contoh, ketika ia ditantang untuk mubahalah (saling berdoa agar dilaknat Allah bagi yang berdusta) dalam satu seminar di Bandung, ia mengelak dengan beralasan bahwa mubahalah itu berarti mengajak goblok, karena mubahalah itu dari kata bahlul (goblok).<br />
Lihatlah kebodohan orang ini. Tidakkah kau tahu, Rasulullah pernah diperintah oleh Allah untuk menantang mubahalah kepada ahlul kitab, apakah mungkin dikatakan Allah menyuruh Nabi-Nya berlaku goblok?!!</p>
<p>“Maka siapa yang mendebatmu dalam perkara ini setelah datang kepadamu ilmu maka katakanlah: “Marilah kita memanggil anak-anak kami dan (panggil pula) anak-anak kalian, (kami panggil) istri-istri kami dan istri-istri kalian, diri kami dan diri kalian, kemudian marilah kita bermubahalah dan kita mohon kepada Allah agar laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang dusta.” (Ali ‘Imran: 61)</p>
<p>Bila dalam bahasa saja orang semacam ini ketahuan bodohnya lalu apatah lagi dalam masalah syariat. Orang sebodoh ini berniat menyusun kitab tafsir Al Qur’an (Situs JIL, 12/1/2004), maka tentu kita akan bertanya kepadanya, dengan ilmu apa dia akan menulis tafsir? Adakah pengetahuan dia dalam masalah ini, ataukah ia kembali pada hawa nafsunya dan pada ucapan najis orang-orang kafir/orientalis yang punya hasad kepada Islam dan muslimin?</p>
<p>Catatan Hitam Penghujat Allah dan Rasul-Nya<br />
Catatan-catatan yang dibawakan di sini tidaklah secara keseluruhan mengingat keterbatasan halaman yang ada, sehingga hanya kita bawakan beberapa di antaranya beserta bantahan singkat terhadap mereka:<br />
- Mereka menganggap hukum Islam itu zalim sehingga bila diterapkan syariat Islam yang pertama jadi korban adalah kaum wanita (situs JIL, 16/9/2001). Padahal justru hukum di luar Islamlah yang zalim, sementara hukum Allah adalah seadil-adil dan sebaik-baik hukum. Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman:<br />
“Apakah hukum jahiliyyah yang mereka kehendaki padahal hukum siapakah yang lebih baik daripada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?” (Al-Maidah: 50)<br />
- Mereka menggugat kebenaran Islam karena kata mereka kebenaran agama itu relatif (situs JIL, 24/8/2002). Padahal Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala telah memilih agama Islam ini sebagai agama yang Dia ridhai:<br />
وَ رَضِيْتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيْنًا<br />
“Dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian.” (Al-Maidah: 3)<br />
Adakah seorang yang beriman akan meyakini bahwa Allah meridhai Islam yang belum tentu kebenarannya? Na’udzubillah min dzalik.<br />
- Mereka menyamakan semua agama. Jelas hal ini menyelisihi firman Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala:<br />
إِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللهِ ألإِسْلاَمُ<br />
“Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam.” (Ali ‘Imran: 19)<br />
“Siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan diterima agama itu darinya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” (Ali ‘Imran: 85)<br />
- Mereka mengajak melihat kebenaran pada agama lain, tanpa menganggap hanya Islam agama yang benar (Zuly Qodir, Islam Liberal, hal. 134, Sufyanto, Masyarakat Tamaddun, hal. 138-143). Sementara Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala telah menyatakan dengan gamblang kekafiran orang-orang Nasrani dan kalangan non muslim lainnya:<br />
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: ‘Sesungguhnya Allah adalah Al-Masih putera Maryam,’ padahal Al-Masih sendiri bekata: ‘Wahai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu.’ Sesungguhnya orang yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu maka pasti Allah mengharamkan jannah baginya dan tempatnya adalah an-naar, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: ‘Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga,’ padahal sekali-kali tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali sesembahan yang satu (Allah). Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.” (Al-Maidah: 72-73)<br />
- Nurcholis Majid membatasi musyrikin dengan para penyembah berhala Arab sementara paganis India, China dan Jepang dimasukkannya sebagai ahli kitab karena dianggap memiliki kitab suci yang intinya tauhid, sehingga agama yang tidak diterima disisi Allah hanyalah agama penyembah berhala Arab. (Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam, Ulil Abshar Abdalla, situs JIL). Ketahuilah, musyrikin itu adalah semua orang yang menyekutukan Allah dalam peribadatan sehingga paganis India, China dan Jepang ataupun selainnya dari kalangan Yahudi dan Nasrani, semuanya itu musyrikin.<br />
- Lontaran yang dilemparkan oleh Ulil Abshar Abdalla juga tak kalah sesatnya. Dalam harian Kompas, terbitan Senin 18-10-2002, ia menulis artikel Menyegarkan Kembali Pemahaman Islam yang isinya ia membagi syariat Islam menjadi ibadah dan muamalah. Yang ibadah untuk diikuti, sedang yang muamalah seperti berjilbab, pernikahan, jual beli, hukum qishash, dsb, tidak usah diikuti. Ia menyatakan Islam adalah nilai generis yang bisa ada di Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, Yahudi, Taoisme, dan bisa jadi kebenaran Islam ada dalam filsafat Marxisme. Ia juga menghina dan mengolok-olok Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam dengan menyatakan bahwa Rasulullah adalah tokoh historis yang harus dikaji dengan kritis (sehingga tidak hanya menjadi mitos yang dikagumi saja, tanpa memandang aspek-aspek beliau sebagai manusia yang juga banyak kekurangannya). (situs JIL, 18/11/2022). Memang orang bodoh ini tidak memahami firman Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala:<br />
“Dan jika engkau tanyakan kepada mereka tentang apa yang mereka lakukan itu, tentulah mereka akan menjawab: ‘Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.’ Katakanlah: ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kalian berolok-olok?’ Tidak perlu kalian minta udzur karena kalian telah kafir setelah kalian beriman.” (At-Taubah: 65-66)<br />
- Si Ulil ini pula dengan lancangnya menganggap halal apa yang diharamkan oleh Allah I seperti pernyataannya bahwa vodka (sejenis minuman keras) bisa dihalalkan di Rusia karena daerahnya sangat dingin. Padahal dalam kasus yang sama, Rasulullah Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam pernah ditanya oleh Dailam Al-Himyari tentang minuman memabukkan yang diminum untuk mengatasi hawa dingin di daerah yang sangat dingin, maka beliau Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam melarangnya. Bahkan mereka yang tidak mau berhenti meminumnya diperintahkan untuk dibunuh (HR. Ahmad, 4/231, dishahihkan oleh guru kami Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Al-Jami’us Shahih, 1/122-123).<br />
- Sama pula nyeleneh-nya ucapan Prof. Dr. Said Aqiel Siradj yang menyatakan agama Yahudi, Kristen dan Islam semuanya membawa misi tauhid.<br />
- Demikian pula ucapan DR. Jalaluddin Rakhmat bahwa kafir itu bukanlah label aqidah dan keyakinan namun merupakan label moral (situs JIL, 15/9/2003).<br />
• Mereka memberikan loyalitas kepada orang-orang kafir dengan mencintai dan mengagumi pemikiran mereka, sehingga orang-orang ini bangga bisa menimba ilmu di negeri Barat (situs JIL, 8/3/2004). Padahal Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala berfirman:<br />
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani sebagai kekasih/ teman dekat kalian, karena sebagian mereka adalah kekasih bagi yang lainnya. Siapa di antara kalian yang loyal terhadap mereka maka sungguh ia termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (Al-Maidah: 51)</p>
<p>Catatan-catatan hitam yang ada ini tak jauh dari apa yang dikatakan oleh Ibnul Qayyim rahimahullah ketika memberikan gambaran tentang kaum munafiqin:<br />
“Mereka itu telah berpaling dari Al Qur’an dan As-Sunnah dengan mengolok-olok dan merendahkan orang yang berpegang dengan keduanya. Mereka menolak untuk terikat dengan hukum dua wahyu tersebut karena merasa bangga dengan apa yang ada di sisi mereka dari ilmu yang sebenarnya tidaklah bermanfaat banyaknya ilmu tersebut bagi diri mereka, kecuali hanya menambah kejelekan dan kesombongan. Maka engkau lihat mereka selama-lamanya berpegang teguh untuk mengolok-olok wahyu yang pasti.<br />
الله يستهزئ بهم و يمدهم في طغيانهم يعمهون<br />
“Allah akan membalas olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang ambing dalam kesesatan mereka yang melampaui batas.” (Al-Baqarah: 15) [Shifatul Munafiqin, hal. 7]</p>
<p>Hukuman bagi Penghujat Allah dan Rasul-Nya<br />
Dengan sebagian catatan hitam yang telah dituliskan, maka wajib bagi penguasa kaum muslimin memberikan hukuman yang keras bagi pengikut hawa nafsu ini dalam rangka menunaikan nasehat terhadap agama Allah. Kalau perlu ditangkap, maka ditangkap. Atau dipenjara, dipukul, diasingkan, ataupun dipenggal lehernya dan hendaknya jangan diberikan keringanan sebagai peringatan akan bahaya perbuatan hawa nafsu yang mengkaburkan agama Allah.</p>
<p>Al-Imam Al-Ajurri rahimahullah dalam kitabnya Asy-Syari’ah, bab Hukuman yang diberikan Al-Imam dan Penguasa kepada penghujat Allah dan Rasul-Nya (pengikut hawa nafsu) mengatakan: “Sepantasnya bagi pemimpin kaum muslimin dan para gubernurnya di setiap negeri bila telah sampai padanya kabar yang pasti tentang pendapat/madzhab seseorang dari pengikut hawa nafsu yang menampakkan pendapat/madzhabnya tersebut, agar menghukum orang tersebut dengan hukuman yang keras. Siapa di antara pengekor hawa nafsu itu yang pantas untuk dibunuh maka dibunuh. Siapa yang pantas untuk dipukul, dipenjara dan diperingatkan maka dilakukan hal tersebut padanya. Siapa yang pantas untuk diusir maka diusir dan manusia diperingatkan darinya.”<br />
Bila ada yang bertanya: “Apa argumen perkataanmu itu?”<br />
Maka dijawab dengan jawaban yang tidak akan ditolak oleh para ulama yang Allah memberikan manfaat dengan ilmunya. Lihatlah bagaimana ‘Umar ibnul Khaththab radhiallahu &#8216;anhu mencambuk Shabigh At-Tamimi [4] dan beliau menulis surat pada para pegawai beliau agar mereka memerintahkan Shabigh berdiri di hadapan manusia hingga Shabigh ini mengumumkan kejelekan dirinya.<br />
‘Umar juga menetapkan larangan kepada manusia untuk memberi sesuatu pada Shabigh dan manusia diperintah pula untuk memboikotnya (tidak mengajaknya bicara, tidak duduk bersamanya). Demikianlah keadaan Shabigh seterusnya ia hina di tengah-tengah manusia.</p>
<p>Lihat pula Ali bin Abi Thalib radhiallahu &#8216;anhu. Di Kufah ia membunuh sekelompok orang yang mengaku-aku bahwa Ali adalah tuhan mereka. Ali menggali parit untuk mereka lalu membakar mereka dengan api.<br />
Begitu pula ‘Umar ibnu Abdil ‘Aziz menulis surat kepada ‘Adi ibnu Arthah berkenaan dengan kelompok Qadariyyah [5]: “Engkau minta mereka untuk bertaubat dari pemahaman sesat mereka. Bila mereka mau maka diterima taubatnya, bila tidak maka penggallah leher mereka.”<br />
Adapun Hisyam bin Abdil Malik (dari kalangan umara Bani Umayyah) telah memenggal leher Ghailan [6] dan menyalibnya setelah ia memotong tangan Ghailan.</p>
<p>Demikian pula yang terus menerus berlangsung, para penguasa setelah mereka pada setiap zaman berbuat demikian terhadap pengekor hawa nafsu. Bila telah pasti hal itu di sisi mereka, mereka pun memberikan hukuman pada si pengekor hawa nafsu tersebut dengan hukuman yang sesuai dengan apa yang mereka pandang, sementara para ulama tidak mengingkari perbuatan penguasa tersebut. (Kitab Asy-Syariah, Al-Al-Imam Al-Ajurri, hal. 967-968) [7]</p>
<p>Penutup<br />
Terlalu banyak yang bisa kita tuliskan dan paparkan untuk membongkar kesesatan kelompok akal-akalan seperti JIL ini. Sebagaimana yang kami sebutkan di atas, sampah kesesatan yang mereka muntahkan kepada umat tidak dibangun di atas dalil sedikitpun. Semoga tulisan ini membuka mata hati masyarakat kita untuk mewaspadai kelompok-kelompok sesat yang ada agar mereka mencari jalan keselamatan dengan kembali kepada agama Allah I dan berpegang teguh dengan Sunnah Nabi-Nya Shallallahu &#8216;alaihi wa sallam.<br />
Wallahu ta‘ala a‘lam bish-shawab.</p>
<p>Footnote :<br />
1. Berbeda halnya dengan hewan yang tidak diberikan akal oleh Allah maka hewan tidak dibebani dengan perintah-perintah dan larangan-larangan syariat.<br />
2. Namun nama yang sepantasnya buat mereka adalah Jaringan Sesat Pengkaburan dan Pembinasa Islam yang disokong dan dikoordinasi oleh kuffar Yahudi.<br />
4. Shabigh ini suka mempertanyakan ayat-ayat yang mutasyabihah.<br />
5. Qadariyyah adalah kelompok yang sesat dalam memahami taqdir Allah. Mereka mengatakan bahwa af‘alul ‘ibaad (perbuatan-perbuatan hamba) terjadi semata-mata karena iradah (kehendak) dan qudrah (kemampuan) makhluk, tidak ada di dalamnya pengaruh iradah dan qudrah Allah. (Syarhu Tsalatsatil Ushul, Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, hal. 116)<br />
Sehingga hamba berbuat sekehendak mereka, dengan iradah dan qudrah mereka, dan bukan karena Allah yang menghendaki mereka untuk berbuat.<br />
6. Ghailan ini berbicara tentang taqdir dengan pemahaman yang sesat. (Asy-Syariah, hal. 970)<br />
7. Inilah yang menimpa setiap pengekor hawa nafsu. Bila mereka yang memikul kesalahan sedemikian rupa harus menanggung hukuman-hukuman yang sedemikian berat, maka bagaimana kiranya orang yang keluar dari mulutnya ucapan-ucapan kufur, penghinaan dan pengolok-olokan terhadap Allah dan Rasul-Nya serta agama-Nya.</p>
<p>(Dikutip dari tulisan Al Ustadz Muslim Abu Ishaq Al Atsari, judul asli Pengadilan Terbuka Bagi Penghujat Allah dan Rasul-Nya, url sumber http://www.asysyariah.com/print.php?id_online=178)</p></div>
<p align="center">Silahkan menyalin &amp; memperbanyak artikel ini dengan mencantumkan url sumbernya.<br />
<strong>Sumber artikel : <em>http://www.salafy.or.id/print.php?id_artikel=997</em></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=30&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/20/membongkar-kedok-jil-pengadilan-terbuka-atas-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.assalafi.net/images/bismib.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Penderita HIV/AIDS di Sulsel Meningkat Tajam</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/penderita-hivaids-di-sulsel-meningkat-tajam/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/penderita-hivaids-di-sulsel-meningkat-tajam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 05:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[hiv aids]]></category>
		<category><![CDATA[Penderita HIV/AIDS  Meningkat Tajam]]></category>
		<category><![CDATA[haiv aids]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Penderita HIV/AIDS di Sulsel Meningkat Tajam &#8211; KOMPAS CYBER MEDIA MAKASSAR, KOMPAS &#8211; Jumlah penderita HIV/AIDS di Sulawesi Selatan meningkat tajam. Jika tahun lalu jumlah penderita HIV/AIDS hanya sekitar 300 orang, &#8230; 64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0611/01/174802.htm &#8211; 14k &#8211; Tembolok &#8211; Halaman sejenis Kompas.Com &#8211; .penderita.hivaids.meningkat.tajam.di.kediri Penderita HIV/AIDS Meningkat Tajam di Kediri. Artikel Terkait: &#8230; Total jumlah penderita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=28&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 class="r"><a class="l" href="http://64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0611/01/174802.htm"><strong>Penderita HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> di Sulsel <strong>Meningkat Tajam</strong> &#8211; KOMPAS CYBER MEDIA</a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">MAKASSAR, KOMPAS &#8211; Jumlah <strong>penderita HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> di Sulawesi Selatan <strong>meningkat tajam</strong>. Jika tahun lalu jumlah <strong>penderita HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> hanya sekitar 300 orang, <strong>&#8230;</strong> <span class="a">64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0611/01/174802.htm &#8211; 14k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:G2a8LnBobfMJ:64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0611/01/174802.htm+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=1&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:64.203.71.11/ver1/Kesehatan/0611/01/174802.htm">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://www.kompas.com/read/xml/2008/04/29/19333420/.penderita.hivaids.meningkat.tajam.di.kediri">Kompas.Com &#8211; .<strong>penderita</strong>.hivaids.<strong>meningkat</strong>.<strong>tajam</strong>.di.kediri</a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std"><strong>Penderita HIV</strong>/<strong>AIDS Meningkat Tajam</strong> di Kediri. Artikel Terkait: <strong>&#8230;</strong> Total jumlah <strong>penderita HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> di Kabupaten Kediri yang ditemukan dalam beberapa tahun <strong>&#8230;</strong> <span class="a">www.kompas.com/read/xml/2008/04/29/19333420/.<strong>penderita</strong>.<strong>hiv</strong><strong>aids</strong>.<strong>meningkat</strong>.<strong>tajam</strong>.di.kediri &#8211; 31k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:Nqeo_6LAPJUJ:www.kompas.com/read/xml/2008/04/29/19333420/.penderita.hivaids.meningkat.tajam.di.kediri+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=2&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:www.kompas.com/read/xml/2008/04/29/19333420/.penderita.hivaids.meningkat.tajam.di.kediri">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://www.riau.go.id/index.php?module=articles&amp;func=display&amp;ptid=1&amp;aid=1773">riau.go.id :: Berita :: <strong>Penderita HIV</strong> di Karimun <strong>Meningkat Tajam</strong></a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">Tahun ini, kasus <strong>HIV meningkat tajam</strong> dari 0,4 persen menjadi 86 persen. Hal ini diakui Ketua Umum Komisi Penanggulangan  <strong>AIDS</strong> daerah (KPAD) H Nurdin Basirun <strong>&#8230;</strong> <span class="a">www.riau.go.id/index.php?module=articles&amp;func=display&amp;ptid=1&amp;aid=1773 &#8211; 29k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:cSUixk5WLBsJ:www.riau.go.id/index.php%3Fmodule%3Darticles%26func%3Ddisplay%26ptid%3D1%26aid%3D1773+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=3&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:www.riau.go.id/index.php?module=articles&amp;func=display&amp;ptid=1&amp;aid=1773">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://jurnalnasional.com/?media=BN&amp;cari=&amp;rbrk=&amp;id=5949&amp;detail=Nasional">Jurnal Nasional</a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">11 Mar 2008 <strong>&#8230;</strong> JUMLAH angka <strong>penderita HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> di DI Yogyakarta mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir. Jumlahnya pun <strong>meningkat tajam</strong> dari 20 <strong>&#8230;</strong> <span class="a">jurnalnasional.com/?media=BN&amp;cari=&amp;rbrk=&amp;id=5949&amp;detail=Nasional &#8211; 28k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:hnPKtXpMeg4J:jurnalnasional.com/%3Fmedia%3DBN%26cari%3D%26rbrk%3D%26id%3D5949%26detail%3DNasional+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=4&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:jurnalnasional.com/?media=BN&amp;cari=&amp;rbrk=&amp;id=5949&amp;detail=Nasional">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/nusatenggara/2004/07/24/brk,20040724-10,id.html">Tempointeraktif.com &#8211; Tren Penularan <strong>HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> di NTB <strong>Meningkat Tajam</strong></a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">TEMPO Interaktif, Mataram: Kasus penularan <strong>HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> di  Provinsi Nusa Tenggara Barat, <strong>meningkat tajam</strong>. Data 2003 tercatat ada 13 orang <strong>penderita</strong>, <strong>&#8230;</strong> <span class="a">www.tempointeraktif.com/hg/nusa/nusatenggara/2004/07/24/brk,20040724-10,id.html &#8211; 41k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:ahUJA_e3BwwJ:www.tempointeraktif.com/hg/nusa/nusatenggara/2004/07/24/brk,20040724-10,id.html+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=5&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:www.tempointeraktif.com/hg/nusa/nusatenggara/2004/07/24/brk,20040724-10,id.html">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://www.bkkbn.go.id/article_detail.php?aid=645">BKKBN &#8211; Rubrik</a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">29 Sep 2006 <strong>&#8230;</strong> <strong>PENDERITA AIDS</strong> DI SUMUT <strong>MENINGKAT TAJAM</strong> <strong>&#8230;</strong> Sementara itu <strong>Penderita HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> tahun 2006 di Kota Medan Sumatera Utara <strong>meningkat</strong> dibanding <strong>&#8230;</strong> <span class="a">www.bkkbn.go.id/article_detail.php?aid=645 &#8211; 37k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:awOgXUx0xIoJ:www.bkkbn.go.id/article_detail.php%3Faid%3D645+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=6&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:www.bkkbn.go.id/article_detail.php?aid=645">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/07/1/116396/penderita-tbc-denpasar-meningkat-tajam">news.okezone.com : <strong>Penderita</strong> TBC Denpasar <strong>Meningkat Tajam</strong></a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std"><strong>Penderita</strong> TBC Denpasar <strong>Meningkat Tajam</strong> <strong>&#8230;</strong> &#8220;Bahwa satu dari tiga orang yang hidup dengan <strong>HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> (Odha) terinfeksi TBC. Dari situ, tercatatlah bahwa TBC <strong>&#8230;</strong> <span class="a">news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/07/1/116396/<strong>penderita</strong>-tbc-denpasar-<strong>meningkat</strong>-<strong>tajam</strong> &#8211; 16k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:5EH2fZiPGEIJ:news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/07/1/116396/penderita-tbc-denpasar-meningkat-tajam+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=7&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/06/07/1/116396/penderita-tbc-denpasar-meningkat-tajam">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://www.aidsindonesia.or.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=1770&amp;Itemid=2">Komisi Penanggulangan <strong>AIDS</strong> &#8211; Jawa Pos: Tujuh Tahun, Pengidap <strong>AIDS</strong> <strong>&#8230;</strong></a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">Penyebaran <strong>HIV</strong>-<strong>AIDS</strong> di Surabaya <strong>meningkat</strong> drastis dalam tujuh than terakhir. <strong>&#8230;</strong> <strong>Aids</strong> (KPA) Surabaya, tahun 2000, jumlah <strong>penderita HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> yang terdeteksi <strong>&#8230;</strong> <span class="a">www.<strong>aids</strong>indonesia.or.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=1770&amp;Itemid=2 &#8211; 18k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:U5luJSZ21A0J:www.aidsindonesia.or.id/index.php%3Foption%3Dcom_content%26task%3Dview%26id%3D1770%26Itemid%3D2+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=8&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:www.aidsindonesia.or.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=1770&amp;Itemid=2">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<div class="g"><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://www.igama.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=92&amp;Itemid=19">|| www.igama.org || &#8211; TUJUH TAHUN <strong>PENDERITA AIDS MENINGKAT TAJAM</strong></a></h2>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td class="j">
<div class="std">Berita <strong>HIV</strong>/<strong>AIDS</strong> arrow TUJUH TAHUN <strong>PENDERITA AIDS MENINGKAT TAJAM</strong> <strong>&#8230;</strong> Penyebaran <strong>HIV</strong>-<strong>AIDS</strong> di Surabaya <strong>meningkat</strong> drastis dalam tujuh tahun terakhir. <strong>&#8230;</strong> <span class="a">www.igama.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=92&amp;Itemid=19 &#8211; 68k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:tgdFOT5yfrcJ:www.igama.org/index.php%3Foption%3Dcom_content%26task%3Dview%26id%3D92%26Itemid%3D19+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=9&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:www.igama.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=92&amp;Itemid=19">Halaman sejenis</a></div>
<p><!--n--></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p><!--m--></p>
<h2 class="r"><a class="l" href="http://origin.www.voanews.com/indonesian/archive/2007-06/2007-06-20-voa7.cfm">Kasus Penularan <strong>HIV</strong>-<strong>AIDS Meningkat Tajam</strong> di Papua</a></h2>
<div class="std">20 Jun 2007 <strong>&#8230;</strong> Kasus-kasus penularan penyakit <strong>HIV</strong>-<strong>AIDS meningkat tajam</strong> di Papua. Kata laporan yang disusun oleh komisi nasional <strong>AIDS</strong> Indonesia, <strong>&#8230;</strong> <span class="a">origin.www.voanews.com/indonesian/arc<strong>hiv</strong>e/2007-06/2007-06-20-voa7.cfm &#8211; 35k &#8211; </span><a class="fl" href="http://209.85.175.104/search?q=cache:5b_ZJfuuE5cJ:origin.www.voanews.com/indonesian/archive/2007-06/2007-06-20-voa7.cfm+penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&amp;hl=id&amp;ct=clnk&amp;cd=10&amp;gl=id&amp;client=firefox-a">Tembolok</a> &#8211; <a class="fl" href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;client=firefox-a&amp;rls=org.mozilla:en-US:official&amp;hs=om4&amp;q=related:origin.www.voanews.com/indonesian/archive/2007-06/2007-06-20-voa7.cfm">Halaman sejenis</a></div>
<p>http://www.google.co.id/search?q=penderita+hiv+aids+meningkat+tajam&#038;ie=utf-8&#038;oe=utf-8&#038;aq=t&#038;rls=org.mozilla:en-US:official&#038;client=firefox-a</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=28&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/penderita-hivaids-di-sulsel-meningkat-tajam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kalah Main Judi, Peos Gantung Diri</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/kalah-main-judi-peos-gantung-diri/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/kalah-main-judi-peos-gantung-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 04:38:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[judi]]></category>
		<category><![CDATA[Kalah Main Judi]]></category>
		<category><![CDATA[Peos Gantung Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[[Buleleng.Peristiwa] 25.04.2008 19:07 Kalah Main Judi, Peos Gantung Diri Astina, Warga Kelurahan Astina Kecamatan Buleleng, Jumat (25/4) dikejutkan dengan ulah nekat yang dilakukan Kadek Ariawan alias Peos (26) warga setempat, pasalnya Peos yang kerap suka menggadaikan sepeda motor orang ditemukan tewas setelah kalah bermain judi. “Motifnya korban menggadaikan sepeda motor dan kemudian kalah main judi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=25&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span class="tgl"> <strong>[Buleleng.Peristiwa]</strong> 25.04.2008 19:07 </span><br />
<span class="title_news2"><strong>Kalah Main Judi, Peos Gantung Diri</strong></span><br />
<strong>Astina</strong>, Warga Kelurahan Astina Kecamatan Buleleng, Jumat (25/4) dikejutkan dengan ulah nekat yang dilakukan Kadek Ariawan alias Peos (26) warga setempat, pasalnya Peos yang kerap suka menggadaikan sepeda motor orang ditemukan tewas setelah kalah bermain judi.</p>
<p>“Motifnya korban menggadaikan sepeda motor dan kemudian kalah main judi, lantaran frustasi, korban nekat gantung diri di dalam kamarnya,” ungkap Kapolsektif Kota Singaraja, AKP Putu Juen.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan olah lokasi peristiwa, korban Peos munrni melakukan upaya gantung diri, “korban murni gantung diri. Kita tidak temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Juen.</p>
<p>Dari sejumlah informasi yang dikumpulkan menyebutkan, korban yang gemar bermain judi kerap menggadaikan sepeda motor, baik milik keluarga maupun temannya, bahkan beberapa kali telah ditebus orang tuanya.</p>
<p>Namun sebelum aksi gantung diri dilakukan, korban kembali menggadaikan motor dan bermain judi, sehingga kalah dan frustasi, lantas mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan seutas tali. (sas)</p>
<p>sumber : http://www.beritabali.com/?reg=&amp;kat=pstw&amp;s=news&amp;id=200804250007</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=25&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/kalah-main-judi-peos-gantung-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ad Hominem</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/ad-hominem/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/ad-hominem/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 04:25:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ad Hominem]]></category>
		<category><![CDATA[indonesai234]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa Ad Hominem ? Oktober 26, 2007 oleh goldfriend Sebuah blog punya banyak kegunaan. Selain sebagai ajang untuk meluaskan pengetahuan dan wawasan, mencari teman dan kenalan, bahkan sebagai ajang untuk diskusi. Itulah yang membuat blog menjadi dinamis. Apa yang membuat sebuah blog menjadi dinamis ? Jawabannya sederhana : adanya sisi interaktif dari sebuah blog. Itulah yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=24&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="posttitle">
<h2>Mengapa Ad Hominem ?</h2>
<p class="post-info">Oktober 26, 2007 oleh <a title="Tulisan oleh goldfriend" href="http://fertobhades.wordpress.com/author/fertobhades/">goldfriend</a></p>
</div>
<div class="entry">
<div class="snap_preview">
<p>Sebuah blog punya banyak kegunaan. Selain sebagai ajang untuk meluaskan pengetahuan dan wawasan, mencari teman dan kenalan, bahkan sebagai ajang untuk diskusi. Itulah yang membuat blog menjadi dinamis.</p>
<p>Apa yang membuat sebuah blog menjadi dinamis ? Jawabannya sederhana : adanya sisi interaktif dari sebuah blog. Itulah yang membedakan blog dengan situs-situs kebanyakan yang bersifat fixed dan tidak bisa saling berinteraksi. Interaksi dalam blog dilakukan dengan cara <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/09/05/komentar-1001-macam/">memberikan komentar</a> pada kolom komentar.</p>
<p><strong>Komentar menjadi sebuah “<em><span style="color:blue;">PEMBEDA</span></em>” bagi blog.</strong> Tapi terkadang komentar menjadi lahan bagi beberapa pihak untuk menjalankan jurus terampuh di dunia <span style="text-decoration:line-through;">persilatan</span>perblogan yaitu :</p>
<p align="center"><span style="color:red;font-size:small;"><strong>Memberikan Komentar Ad Hominem</strong></span></p>
<p>Sebuah komentar yang berbau ad hominem ini sering membuat perdebatan dan diskusi menjadi mandeg dan tak terarah. Bukan saja tak terarah, tetapi juga membuat suasana menjadi panas dan tak terkendali.</p>
<p><strong><span style="font-size:medium;">Apa Itu Ad Hominem ?</span></strong></p>
<p>Saya berasumsi semua sudah tahu. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" /> Ad hominem sering juga disebut <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ad_hominem">Argumentum Ad hominem</a>. Dalam bahasa Inggris diartikan sebagai “<em>argument against the man</em>” atau “<em>argument to the person</em>“.</p>
<p>Dari terjemahan itu kita bisa tahu bahwa sebuah komentar yang ber-ad hominem-ria adalah komentar yang secara langsung [ataupun tidak langsung] menyerang orang lain secara personal. Yang menjadi target tembakan bukanlah komentar tetapi menuju pada person lain yang berkomentar. Sasaran tembakan adalah <em>person</em> dan bukan <em>message</em> (<em>shoot the messenger, not the message</em>)</p>
<p>Komentar ad hominem punya banyak bentuk, ada <em><a href="http://atheism.about.com/library/FAQs/skepticism/blfaq_fall_abusive.htm">abusive/personam</a></em>,  <em><a href="http://www.fallacyfiles.org/tuquoque.html">tu quoque</a></em>, <em><a href="http://atheism.about.com/library/FAQs/skepticism/blfaq_fall_circumstantial.htm">circumstansial</a></em>, <em><a href="http://www.fallacyfiles.org/guiltbya.html">guilt by association</a></em>, dan <em><a href="http://www.fallacyfiles.org/poiswell.html">poisoning the well</a></em>. Mungkin masih ada bentuk yang lain yang saya kurang mengerti. Terkadang pembagian itu sangat mirip satu dengan yang lain.</p>
<p>Tapi intinya sama : <strong><span style="color:red;">Shoot The Messenger</span></strong>.</p>
<p><strong><span style="font-size:medium;">Mengapa Ad hominem ?</span></strong></p>
<blockquote><p><span style="color:blue;">Mengapa orang-orang sangat suka memberikan komentar yang bersifat adhominem ?</span></p></blockquote>
<p>Itu pertanyaan yang selalu saya ajukan pada diri saya sendiri. Bagi saya, walaupun saya tidak selalu untuk taat berlogika [dan juga berbahasa], saya sangat menghindari memberikan komentar yang menyerang seseorang secara personal. Efeknya atau akibatnya yang berusaha saya hindari. Kalau saya “kalah” dalam berdiskusi, lebih baik untuk mengakui pendapat orang lain tanpa perlu mengeluarkan jurus ampuh itu. Toh mengakui bukan berarti saya menerimanya, tapi yang jelas saya menghargainya.</p>
<p>Akibat dari suatu komentar ad hominem sangat banyak. Hal ini hampir sama dengan kita mengeluarkan hinaan secara verbal terhadap orang lain.</p>
<p>Saya mempunyai beberapa kecurigaan mengapa sebuah komentar ad hominem akhirnya dikeluarkan. Ini hanya sebuah kecurigaan (atau lebih tepatnya hipotesis) karena saya tidak melakukan penelitian untuk bidang ini (kayak kurang kerjaan saja…) <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /> Kecurigaan awal ini hanyalah sebuah analisis amatiran, dan tidak menyinggung siapa-siapa.</p>
<p>Ijinkanlah saya sejenak untuk memiliki kecurigaan meskipun saya tidak paranoid. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /></p>
<blockquote><p><strong><span style="color:red;">Kecurigaan #1</span> : <span style="color:blue;">Tidak Tahu/Terbiasa Dengan Diskusi Yang Terarah</span></strong></p></blockquote>
<p>Ini tidak ada hubungannya dengan <em>focused group discussion</em>, <em>leaderless group discussion</em>, atau diskusi-diskusi sejenisnya.</p>
<p>Bagi saya diskusi yang terarah adalah diskusi yang tertuju pada tema yang dibahas. Diskusi yang terarah punya beberapa aturan-aturan misalnya, tema yang ketat, tidak boleh keluar jalur, dan lain sebagainya. Diskusi ini memberikan porsi lebih pada tema [sekali lagi : <strong><span style="color:red;">TEMA</span></strong>]. Diskusi yang terarah juga menghindari perdebatan yang mengarah pada penyerangan pada pihak lain secara personal.</p>
<p>Orang-orang yang kerap kali berkomentar ad hominem, menurut kecurigaan saya, adalah orang-orang yang tidak memahami/terbiasa dengan diskusi yang terarah seperti ini. Bagi mereka, menyerang orang lain disamakan dengan menyerang pendapatnya. Sebuah asumsi yang amat sangat keliru.</p>
<p>Dari diskusi yang terarah kita bisa belajar bahwa menyerang orang lain secara personal TIDAK SAMA dengan menyerang pendapatnya. Itu adalah sebuah formula utama yang harus selalu diingat-ingat ketika kita berdiskusi. <strong>Apa Opininya tidak berhubungan dengan Siapa Pemberi Opini</strong>.</p>
<p>Dengan semakin sering seseorang berdiskusi yang sehat dan terarah, saya mengasumsikan bahwa dia bisa membedakan antara mana <em>argument</em> dan mana <em>person behind the argument</em>. Dan keduanya berbeda.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:red;">Kecurigaan #2</span> : <span style="color:blue;">Tidak Bisa Menempatkan Dirinya Pada Posisi Orang Lain</span></strong></p></blockquote>
<p>Apa yang bisa kita ambil dari sebuah diskusi ? Salah satunya adalah <a href="http://sora9n.wordpress.com/2007/10/22/antara-pragmatisme-dan-se/">berusaha memahami jalan pemikiran seseorang</a>. Dengan memahami saja kita sudah bisa mendapatkan banyak hal.</p>
<p>Bagaimana cara memahaminya ? Salah satunya adalah berusaha untuk menempatkan diri kita pada posisi orang lain. Itu cara yang paling sederhana yang bisa kita gunakan. Cara ini sudah ribuan tahun digunakan oleh para Panglima Perang dan Raja-raja jaman dulu ketika mereka akan berperang.</p>
<p>Bentuknya bisa macam-macam :</p>
<blockquote><p>Posisikan dirimu dalam posisi musuhmu</p></blockquote>
<blockquote><p>Pikirkan apa yang dipikirkan musuhmu</p></blockquote>
<blockquote><p>Ketika kamu menghadapi masalah yang sama, apa yang akan kamu lakukan.</p></blockquote>
<p>Dan masih banyak lagi. Itu adalah cara sederhana bagi kita untuk memahami apa yang dipikirkan orang lain.</p>
<p>Bagi mereka yang suka berargumen ad hominem, empati model ini tidak ada dalam kamusnya. Dirinya merasa kesulitan ketika mencoba memahami pemikiran orang lain : cara orang lain berkomentar, cara orang lain mengambil kesimpulan, cara orang lain menggunakan paham/ideologinya, dan kalau perlu sampai kenali siapa orang yang kita ajak berdiskusi.</p>
<p>Derivat lain dari ketidakmampuan menempatkan diri ini bisa berbagai bentuk :</p>
<ul>
<li><a href="http://mabanget.wordpress.com/2007/10/11/the-devil-and-miss-prym-jangan-lakukan-pembenaran-atas-kesalahanmu/">Paham</a> <a href="http://almirza.wordpress.com/2007/10/24/mengapa-tepatnya-%e2%80%9cpokoknya%e2%80%9d-berkesan-brengsek/">Pokoknya</a></li>
<li>Paham Kacamata Kuda</li>
<li>Paham Diri Sendiri Selalu Benar [dan orang lain selalu salah]</li>
<li>Paham Lain-lain (mohon ditambahkan ya…!!) <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /></li>
</ul>
<p>Intinya seperti itu, ketika kita bisa dan mampu menempatkan diri kita dalam memahami pemikiran orang lain, maka kita tidak perlu untuk menggunakan jurus terampuh itu.</p>
<blockquote><p><span style="color:red;"><strong>Kecurigaan #3</strong></span><strong> : <span style="color:blue;">Menyerang Pendapat = Menyerang Ego</span></strong></p></blockquote>
<p>Ini juga tidak ada hubungannya dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ego"><em>id, ego</em>, dan <em>superego</em></a> <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sigmund_Freud">Opa Freud</a>. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" /></p>
<p>Intinya begini. Ketika kita berdiskusi, ada orang lain yang memberikan komentar yang menyudutkan argumen yang kita lontarkan. Komentar orang lain itu masih “normal” karena dia hanya menyerang <strong>PENDAPAT</strong> kita tanpa menyerang <strong>PRIBADI</strong> kita. Lalu kita bereaksi dengan menggunakan bentuk lain dari mekanisme pertahanan diri yang sangat primitif : <strong><em>menganggap bahwa komentar tersebut sama dengan menyerang diri kita secara personal</em></strong>.</p>
<p>Bagi orang-orang yang gemar dan hobi ber-ad hominem, pendapat pribadinya disamakan dengan pribadinya sendiri. Sehingga ketika ada orang lain menyerang pendapatnya maka hal itu disamakan dengan menyerang pribadinya. Suatu hal yang teramat sangat lucu, menurut saya. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" alt="" /></p>
<p>Saya rasa hal itu banyak ditemui dalam berbagai diskusi. Saya pernah mengalaminya beberapa kali dan hanya tertawa ketika kritik saya [yang terkadang naif dan <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/04/19/saya-yang-sok/">sok</a>] terhadap argumen orang lain disamakan dengan penyerangan secara pribadi. <em>What a funny</em>…</p>
<p>Itulah mekanisme pertahanan diri otomatis yang sering dipunyai oleh orang-orang yang gemar melakukan ad hominem.</p>
<p>Ego yang saya maksud diatas selain diri sendiri bisa diperluas lagi dengan tambahan “<strong><a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/03/05/identitas-bermata-dua/">IDENTITAS</a></strong>“. Baik itu identitas suku, <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/10/23/sinis-terhadap-agama/">agama</a>, ras, atau yang lain. Kritik terhadap suatu identitas memang bisa menyebabkan komentar ad hominem beterbangan, karena kita sudah terbiasa untuk melekatkan diri kita dengan identitas-identitas itu.</p>
<p>Saya ambil contoh yang sama dengan contoh di postingan <a href="http://fertobhades.wordpress.com/2007/09/05/komentar-1001-macam/">Komentar : 1001 Macam</a>. Sejuta maaf buat <a href="http://tikabanget.blogspot.com/">mbak Tika</a> kalau dijadikan proyek percontohan lagi (bukan maksud hati membuka luka lama…) <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=")" /></p>
<blockquote><p>Topik : <a href="http://tikabanget.blogspot.com/2007/06/haramnya-musik-ituh.html"><strong>Haramnya Musik Ituh…</strong></a></p>
<p><a href="http://tikabanget.blogspot.com/2007/06/haramnya-musik-ituh.html#comment-1429147241702233911"><strong>Komentar</strong> :</a></p>
<p>untuk mbak Tika, umur saya nggak jauh di bawah anda, tapi gimana ya</p>
<p>Mungkin lebih baik mbak tika nutup blog ini, karena banyak dijadikan sarana buat menghina ISLAM.</p></blockquote>
<p>Itulah yang terjadi. Ketika argumen ditarik ke dalam sebentuk identitas maka yang terjadi adalah menganggap diri sendiri sama dengan identitas. Sebenarnya hal itu manusiawi, tetapi menyikapinya yang butuh kedewasaan.</p>
<blockquote><p><strong><span style="color:red;">Kecurigaan #4</span> : <span style="color:blue;">Tidak Bisa Membedakan <em>Acceptance</em> dan <em>Tolerance</em></span></strong></p></blockquote>
<p>Apa yang sering terjadi dalam diskusi di blog <a href="http://wadehel.wordpress.com/">(Alm) Wadehel</a> bisa menjadi contoh dari kecurigaan ini.</p>
<p>Ketika kita menghargai pendapat orang lain, apakah itu berarti kita menerima pendapatnya ? Belum Tentu. Penghargaan dan penghormatan terhadap argumen orang lain sangat jauh berbeda dengan penerimaan kita terhadap argumen tersebut.</p>
<p><strong>Menghargai (<em>tolerance</em>) pendapat orang lain adalah bentuk lain dari penghargaan terhadap orang lain sebagai manusia yang mempunyai hak untuk bersuara dan berkomentar</strong>. Itu saja, dan itu juga adalah hal yang sangat manusiawi. Ketika saya menghargai komentar anda berarti saya menghormati anda sebagai manusia.</p>
<p><strong>Menerima (<em>acceptance</em>) pendapat orang lain adalah bentuk lain dari menerima ide-ide yang terkandung dalam pendapat itu</strong>. Itu artinya saya sepemahaman dengan anda, saya sependapat dengan anda, pikiran anda sama dengan pikiran saya, pendapat anda adalah sama dengan pendapat saya.</p>
<p>Berbeda bukan ? <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /></p>
<p>Kalau saya menghargai pendapat orang lain bukan berarti secara otomatis saya menerima ide-ide, cara-cara, ideologi/paham dan segala hal yang ada dalam pendapat orang lain. Ide-ide orang lain bisa saja tidak diterima, tetapi yang terpenting adalah penghargaan terhadap pendapat itu sebagai wujud penghargaan terhadap manusia.</p>
<p><em>*kayaknya sudah mirip dengan Penataran P4 jaman dulu ya ? (yang pernah ikut penataran P4 silakan angkat tangan…)*</em> <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /></p>
<p>Itulah yang menjadi kecurigaan saya yang terjadi pada orang-orang yang suka ber-ad hominem. Tidak bisa dan tidak mampu membedakan mana penerimaan dan mana penghargaan.</p>
<p align="center">******************</p>
<p><strong><span style="font-size:medium;">Jawaban ?</span></strong></p>
<p>Lalu apa solusinya ?</p>
<p>Saya tidak memberikan solusi. Saya cuma memberikan semacam <em>insight</em> dan tinggal kita memutuskan apa yang akan diperbuat.</p>
<p><em>*sepertinya ada yang protes nih…. *lirik yang <a href="http://restlessangel.wordpress.com/">disana</a>* insight melulu, jawabannya mana ?*</em> <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /></p>
<p>Lalu apa yang akan kita lakukan kalau orang lain sudah mengeluarkan jurus maut itu ? Saya rasa blogger-blogger yang lain punya cara masing-masing ketika dirinya di-ad hominem-kan. Kalau saya, saya lebih suka memperingatinya dan kalau masih dilakukan maka lebih baik saya menjauhinya. <em>Case closed and go to hell with your arguments</em>… <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /> (<em>memangnya neraka ada ya ?</em>) Dengan kata lain, saya tidak menanggapinya karena capek-capekin badan saja.</p>
<p>Apa yang saya tulis diatas cuma kecurigaan (atau dalam bahasa ilmiahnya : <em>hipotesis</em>) saja. Sumpah, saya bukan seorang yang suka bercuriga apalagi sama orang lain. Lebih baik memiliki kecurigaan sama pendapat orang daripada curiga sama orangnya.</p>
<p>Saran yang lain : mungkin lebih baik <a href="http://rosenqueencompany.wordpress.com/2007/08/17/sebaiknya-teori-fallacy-diajarkan-di-sekolah-menengah/">teori-teori logika dan fallacy diajarkan sejak dini [untuk mengurangi kebahlulan nasional]</a> atau mari ramai-ramai meng-<em><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Runs_amok">amok</a></em> orang-orang yang suka dan gemar beradhominem. <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" alt="" /></p>
<p>Kalau ada yang mau menambahi kecurigaan itu, saya akan dengan senang hati akan menambahkannya.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Pesan Moral :</span></strong></p>
<p align="center"><strong><span style="color:red;font-size:medium;">Kick Ad Hominem Out of Blogsphere</span></strong></p>
<p>*<em>tolong dibikinin banner-nya ya…atau sudah ada ?* <img class="wp-smiley" src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" /> </em></div>
</div>
<p class="postmetadata">Ditulis dalam <a title="Lihat seluruh tulisan dalam Education" rel="category tag" href="http://id.wordpress.com/tag/education/">Education</a>,  <a title="Lihat seluruh tulisan dalam Personal" rel="category tag" href="http://id.wordpress.com/tag/personal/">Personal</a> | yang berkaitan <a rel="tag" href="http://id.wordpress.com/tag/current-affairs/">Current Affairs</a>, <a rel="tag" href="http://id.wordpress.com/tag/personal/">Personal</a> | &amp; Komentar</p>
<p>sumber : http://fertobhades.wordpress.com/2007/10/26/mengapa-ad-hominem/</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=24&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/15/ad-hominem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" medium="image">
			<media:title type="html">;)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pangeran Al-Waleed bin Talal bin Abdul Aziz Al-Saud</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/13/pangeran-al-waleed-bin-talal-bin-abdul-aziz-al-saud/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/13/pangeran-al-waleed-bin-talal-bin-abdul-aziz-al-saud/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 01:23:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pangeran Al-Waleed bin Talal bin Abdul Aziz Al-Saud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[(Tokoh Kita) Pangeran Al-Waleed bin Talal bin Abdul Aziz Al-Saud Mar 7, &#8217;08 9:48 PM for everyone Mengapa kali ini saya memilih  beliau dlm Tokoh Kita? karena saya terkesan dngan ucapan beliau tentang Pembangungan Ekonomi berbasis Ekonomi Internet Tak Andalkan Kekuasaan dalam Berbisnis Pangeran Al-Waleed bin Talal bin Abdul Aziz Al-Saud merupakan investor Timur Tengah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=23&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td class="icon" width="24"></td>
<td class="cattitle"><a rel="bookmark" href="http://suhermanfx.multiply.com/journal/item/52/Tokoh_Kita_Pangeran_Al-Waleed_bin_Talal_bin_Abdul_Aziz_Al-Saud">(Tokoh Kita) Pangeran Al-Waleed bin Talal bin Abdul Aziz Al-Saud</a></td>
<td class="itemsubsub">Mar 7, &#8217;08  9:48 PM<br />
for everyone</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table class="contentpaneopendetail" border="0">
<tbody>
<tr>
<td class="contentheadingdetail" colspan="3" width="100%">Mengapa kali ini saya memilih  beliau dlm Tokoh Kita? karena saya terkesan dngan ucapan beliau tentang Pembangungan Ekonomi berbasis <strong>Ekonomi Internet</strong></p>
<p><strong>Tak Andalkan Kekuasaan dalam Berbisnis </strong></td>
</tr>
<tr>
<td class="createdate" colspan="4" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="justify"><img src="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/images/stories/news/20080309hal11.jpg" border="0" alt="Image" hspace="6" width="96" height="81" align="left" /><strong>Pangeran</strong> Al-Waleed bin Talal bin Abdul Aziz Al-Saud merupakan investor Timur Tengah paling aktif dan sukses.</p>
<p align="justify">Dengan kekayaan USD21 miliar (Rp190 triliun), majalah Forbes menempatkannya sebagai orang terkaya ke-19 di dunia.Dia juga tercatat sebagai orang kaya pertama di dunia yang mampu membeli pesawat superjumbo Airbus A380. Al-Waleed, 52, lahir di Riyadh. Dia merupakan cucu pendiri KerajaanArab Saudi,AbdulazizAl-Saud. Kendati masih anggota keluarga kerajaan, Al-Waleed tidak mengandalkan pengaruh kekuasaan dalam mengembangkan bisnisnya.</p>
<p align="justify">Bahkan, Al-Waleed cukup kritis terhadap Pemerintah Arab Saudi.Dia sering mengusulkan agar otoritas tradisional Arab Saudi mereformasi sendi-sendi politik negara. ”Sudah saatnya Arab Saudi menyelenggarakan pemilihan umum untuk memilih pemimpin negara,”ujarnya. Di bidang ekonomi, Al-Waleed mengkritik perusahaan minyak milik pemerintah,SaudiAramco.Al-Waleed juga mengkritik fondasi ekonomi Arab Saudi yang lebih banyak bergantung kepada sumber daya alam.</p>
<p align="justify">Selain kekritisannya pada bidang politik dan ekonomi,Al-Waleed muncul sebagai orang kerajaan yang tampil membela kepentingan dan hak-hak perempuan Arab. Ini tidak ringan, mengingat masyarakat Arab masih banyak yang menentang emansipasi wanita. Al-Waleed jugalah pengusaha yang mendukung pilot perempuan pertama di Kerajaan Islam terbesar di dunia tersebut, Hanadi Hindi. Pangeran Al-Waleed disebutsebut sebagai ”jembatan” antara dunia Islam dengan dunia Barat.</p>
<p align="justify">Sebutan itu wajar karena investasinya tidak hanya di Timur Tengah. Uangnya mengalir ke berbagai belahan dunia. ”Saya ingin menjadi jembatan antara umat Kristen, Islam, dan Yahudi. Di salah satu hotel saya di Paris, George V,Anda dapat memperoleh Injil dengan mudah, Kitab Suci Yahudi, dan Alquran di masing-masing kamar,” ujarnya. Kedermawanan Pangeran Al-Waleed juga terkenal di seluruh dunia,mulai dari Timur Tengah, Asia, Afrika, Amerika dan Eropa.Filantropinya tercatat lebih dari USD100 juta.</p>
<p align="justify">Pada Juli 2005 lalu, dia mendonasikan USD20 juta ke Museum Louvre, salah satu museum terbesar di dunia. Kacang lupa kulitnya. Peribahasa itu tidak berlaku bagi Pangeran Al-Waleed. Di negaranya, dia melakukan modernisasi melalui teknologi informasi. ”Pembangunan ekonomi Arab Saudi harus berbasis ekonomi internet. (Dengan begitu) diharapkan Saudi tidak kalah cepat modern dibandingkan bangsa lain,”ujarnya. Pangeran Al-Waleed berkeyakinan, majunya teknologi informasi akan menyukseskan ekspor minyak ke dunia barat.</p>
<p align="justify">Dengan teknologi informasi, Arab Saudi juga akan semakin nyaman. ”Dunia Arab akan sama majunya dalam mengakses informasi dengan publik AS.Kita sudah melakukan pekerjaan bagus sejauh ini,”tuturnya. Al-Waleed dikenal sebagai tokoh pro-Amerika Serikat. Hal itu terbukti dengan dukung penuhnya pada program kajian Islam di Amerika Serikat.Dana sebesar USD40 juta dia sumbangkan ke Universitas Georgetown dan Universitas Harvard pada 2005. Dia juga pernah menyumbangkan USD10 juta untuk program kajian Amerika di Universitas Amerika di Kairo,Mesir.</p>
<p align="justify">Sebelumnya,pada2001,dia menyumbang USD10 juta bagi korban WTC 9/11.”Saya adalah teman baik rakyat Amerika Serikat.Belakangan dunia Arab menjadi teman dekat AS,tapi saya adalah lebih dari seorang teman,”ujarnya. Dia berkomitmen memberikan bantuan ke AS, apa pun yang diminta. ”Jika mereka ingin saya membangun sekolah dan rumah sakit, tidak masalah,”ungkapnya.</p>
<p align="justify">Pemimpin Kingdom Holding Company ini menguasai bisnis properti dan industri hiburan dan musik di Arab. Banyak yang menyebutnya sebagai ”Warren Buffett” dariArab.Kekayaannya lebih dari USD20 miliar.Pada 2007, dia menempati nomor 13 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Kemudian pada 2008, Pangeran Al- Waleed berada di peringkat 19 orang terkaya di dunia. Al-Waleed memulai berinvestasi sejak lulus Menlo College di California pada 1979.Awalnya,dia meminjam uang dari Saudi American Bank sebesar USD300.000 dan memulai membangun bisnis.</p>
<p align="justify">Kini bisnisnya menggurita hingga mengakuisisi AOL, Apple Computer Inc,Worldcom, Motorola Inc, dan News Corporation. Bisnis propertinya juga berkembang pesat, salah satunya dengan menguasai jaringan hotel Four Seasons dan Plaza Hotel di New York. Salah satu proyek megah Al-Waleed yang akan segera dikerjakan adalah pembangunan gedung setinggi 1 mil di Jeddah,Arab Saudi. Dana yang dikeluarkan dari kantongnya untuk pembangunan gedung itu mencapai USD10 miliar.Tinggi gedung pencakar langit itu akan mengalahkan gedung tertinggi di dunia saat ini,Taipei 101. (berbagai sumber/ andika hendra m)</p>
<p align="justify">Sumber:</p>
<p align="justify"><a href="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/tak-andalkan-kekuasaan-dalam-berbisnis.html">http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/berita-utama/tak-andalkan-kekuasaan-dalam-berbisnis.html</a></p>
<p>sumber : http://suhermanfx.multiply.com/journal/item/52/Tokoh_Kita_Pangeran_Al-Waleed_bin_Talal_bin_Abdul_Aziz_Al-Saud</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=23&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/13/pangeran-al-waleed-bin-talal-bin-abdul-aziz-al-saud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/images/stories/news/20080309hal11.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Image</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8220;Orang terkaya di dunia menurut Forbes&#8221;</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/13/orang-terkaya-di-dunia-menurut-forbes/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/13/orang-terkaya-di-dunia-menurut-forbes/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 01:17:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA["Orang terkaya di dunia menurut Forbes"]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar 50 orang terkaya dunia (2007)]]></category>
		<category><![CDATA[forbes]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia234]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Kategori:Orang terkaya di dunia menurut Forbes Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia. Langsung ke: navigasi, cari Artikel dalam kategori &#8220;Orang terkaya di dunia menurut Forbes&#8221; Ditampilkan 20 halaman yang termasuk dalam kategori ini dari total 20. A Roman Abramovich Al-Walid bin Talal bin Abdul Aziz al-Saud Karl Albrecht B Silvio Berlusconi Liliane Bettencourt Michael [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=22&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 class="firstHeading">Kategori:Orang terkaya di dunia menurut Forbes</h1>
<h3>Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.</h3>
<div id="jump-to-nav">Langsung ke: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Orang_terkaya_di_dunia_menurut_Forbes#column-one">navigasi</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Orang_terkaya_di_dunia_menurut_Forbes#searchInput">cari</a></div>
<p><!-- start content --><!--  NewPP limit report Preprocessor node count: 1/1000000 Post-expand include size: 0/2048000 bytes Template argument size: 0/2048000 bytes Expensive parser function count: 0/500 --> <!-- Saved in parser cache with key idwiki:pcache:idhash:17281-0!1!0!!id!2 and timestamp 20080612130641 --></p>
<h2>Artikel dalam kategori &#8220;Orang terkaya di dunia menurut Forbes&#8221;</h2>
<p>Ditampilkan 20 halaman yang termasuk dalam kategori ini dari total 20.</p>
<table border="0" width="100%">
<tbody>
<tr valign="top">
<td>
<h3>A</h3>
<ul>
<li><a title="Roman Abramovich" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Roman_Abramovich">Roman Abramovich</a></li>
<li><a title="Al-Walid bin Talal bin Abdul Aziz al-Saud" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Walid_bin_Talal_bin_Abdul_Aziz_al-Saud">Al-Walid bin Talal bin Abdul Aziz al-Saud</a></li>
<li><a title="Karl Albrecht" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Albrecht">Karl Albrecht</a></li>
</ul>
<h3>B</h3>
<ul>
<li><a title="Silvio Berlusconi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Silvio_Berlusconi">Silvio Berlusconi</a></li>
<li><a title="Liliane Bettencourt" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liliane_Bettencourt">Liliane Bettencourt</a></li>
<li><a title="Michael Bloomberg" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Michael_Bloomberg">Michael Bloomberg</a></li>
</ul>
</td>
<td>
<h3>B samb.</h3>
<ul>
<li><a title="Warren Buffett" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Warren_Buffett">Warren Buffett</a></li>
</ul>
<h3>G</h3>
<ul>
<li><a title="Bill Gates" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bill_Gates">Bill Gates</a></li>
</ul>
<h3>H</h3>
<ul>
<li><a title="Rachman Halim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rachman_Halim">Rachman Halim</a></li>
<li><a title="Rafik Hariri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rafik_Hariri">Rafik Hariri</a></li>
<li><a title="Robert Budi Hartono" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Robert_Budi_Hartono">Robert Budi Hartono</a></li>
</ul>
<h3>K</h3>
<ul>
<li><a title="Li Ka-shing" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Li_Ka-shing">Li Ka-shing</a></li>
<li><a title="Ingvar Kamprad" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ingvar_Kamprad">Ingvar Kamprad</a></li>
</ul>
</td>
<td>
<h3>M</h3>
<ul>
<li><a title="Lakshmi Mittal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lakshmi_Mittal">Lakshmi Mittal</a></li>
<li><a title="Rupert Murdoch" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rupert_Murdoch">Rupert Murdoch</a></li>
</ul>
<h3>P</h3>
<ul>
<li><a title="Kerry Packer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerry_Packer">Kerry Packer</a></li>
</ul>
<h3>S</h3>
<ul>
<li><a title="Soedarpo Sastrosatomo" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soedarpo_Sastrosatomo">Soedarpo Sastrosatomo</a></li>
<li><a title="Carlos Slim Helú" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Carlos_Slim_Hel%C3%BA">Carlos Slim Helú</a></li>
</ul>
<h3>T</h3>
<ul>
<li><a title="Yasuo Takei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yasuo_Takei">Yasuo Takei</a></li>
<li><a title="Sukanto Tanoto" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sukanto_Tanoto">Sukanto Tanoto</a></li>
</ul>
<h1 class="firstHeading">Daftar 50 orang terkaya dunia (2007)</h1>
<h3>Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.</h3>
<div id="jump-to-nav">Langsung ke: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282007%29#column-one">navigasi</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282007%29#searchInput">cari</a></div>
<p><!-- start content -->Berikut ini adalah <strong>Daftar 50 orang terkaya dunia</strong> menurut majalah <a class="mw-redirect" title="Forbes" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Forbes">Forbes</a> yang dikeluarkan pada bulan <a title="Maret" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maret">Maret</a> <a title="2007" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2007">2007</a></p>
<table style="border:1px solid #aaaaaa;background:#f9f9f9 none repeat scroll 0 50%;border-collapse:collapse;font-size:95%;margin:1em 0;" border="2" cellspacing="0" cellpadding="4">
<tbody>
<tr>
<td><strong>Nomor Urut</strong></td>
<td><strong>Nama</strong></td>
<td><strong>Kekayaan Bersih</strong><br />
<em>(AS$miliar)</em></td>
<td><strong>Umur</strong></td>
<td><strong>Negara Asal</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1</td>
<td><a title="Bill Gates" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bill_Gates">Bill Gates</a></td>
<td>56</td>
<td>51</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>2</td>
<td><a title="Warren Buffett" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Warren_Buffett">Warren Buffett</a></td>
<td>52</td>
<td>76</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>3</td>
<td><a class="mw-redirect" title="Carlos Slim Helu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Carlos_Slim_Helu">Carlos Slim Helu</a></td>
<td>49</td>
<td>67</td>
<td><a title="Meksiko" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meksiko">Meksiko</a></td>
</tr>
<tr>
<td>4</td>
<td><a title="Ingvar Kamprad" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ingvar_Kamprad">Ingvar Kamprad</a> &amp; keluarga</td>
<td>33</td>
<td>80</td>
<td><a title="Swedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swedia">Swedia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>5</td>
<td><a title="Lakshmi Mittal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lakshmi_Mittal">Lakshmi Mittal</a></td>
<td>32</td>
<td>56</td>
<td><a title="India" href="http://id.wikipedia.org/wiki/India">India</a></td>
</tr>
<tr>
<td>6</td>
<td><a title="Sheldon Adelson" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sheldon_Adelson">Sheldon Adelson</a></td>
<td>26,5</td>
<td>73</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>7</td>
<td><a class="new" title="Bernard Arnault (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bernard_Arnault&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bernard Arnault</a></td>
<td>26</td>
<td>58</td>
<td><a title="Perancis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perancis">Perancis</a></td>
</tr>
<tr>
<td>8</td>
<td><a class="new" title="Amancio Ortega (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Amancio_Ortega&amp;action=edit&amp;redlink=1">Amancio Ortega</a></td>
<td>24</td>
<td>71</td>
<td><a title="Spanyol" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Spanyol">Spanyol</a></td>
</tr>
<tr>
<td>9</td>
<td><a title="Li Ka-shing" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Li_Ka-shing">Li Ka-shing</a></td>
<td>23</td>
<td>78</td>
<td><a class="mw-redirect" title="Hongkong" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hongkong">Hongkong</a></td>
</tr>
<tr>
<td>10</td>
<td><a class="new" title="David Thomson (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=David_Thomson&amp;action=edit&amp;redlink=1">David Thomson</a> &amp; keluarga</td>
<td>22</td>
<td>49</td>
<td><a title="Kanada" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanada">Kanada</a></td>
</tr>
<tr>
<td>11</td>
<td><a class="new" title="Lawrence Ellison (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lawrence_Ellison&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lawrence Ellison</a></td>
<td>21,5</td>
<td>62</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>12</td>
<td><a title="Liliane Bettencourt" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Liliane_Bettencourt">Liliane Bettencourt</a></td>
<td>20,7</td>
<td>84</td>
<td><a title="Perancis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perancis">Perancis</a></td>
</tr>
<tr>
<td>13</td>
<td>Pangeran <a title="Al-Walid bin Talal bin Abdul Aziz al-Saud" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Walid_bin_Talal_bin_Abdul_Aziz_al-Saud">Al-Walid bin Talal al-Saud</a></td>
<td>20,3</td>
<td>50</td>
<td><a title="Arab Saudi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Arab_Saudi">Arab Saudi</a></td>
</tr>
<tr>
<td>14</td>
<td><a title="Mukesh Ambani" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mukesh_Ambani">Mukesh Ambani</a></td>
<td>20,1</td>
<td>49</td>
<td><a title="India" href="http://id.wikipedia.org/wiki/India">India</a></td>
</tr>
<tr>
<td>15</td>
<td><a title="Karl Albrecht" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karl_Albrecht">Karl Albrecht</a></td>
<td>20</td>
<td>87</td>
<td><a title="Jerman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman">Jerman</a></td>
</tr>
<tr>
<td>16</td>
<td><a title="Roman Abramovich" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Roman_Abramovich">Roman Abramovich</a></td>
<td>18,7</td>
<td>40</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>17</td>
<td><a class="new" title="Stefan Persson (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Stefan_Persson&amp;action=edit&amp;redlink=1">Stefan Persson</a></td>
<td>18,4</td>
<td>59</td>
<td><a title="Swedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swedia">Swedia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>18</td>
<td><a title="Anil Ambani" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anil_Ambani">Anil Ambani</a></td>
<td>18,2</td>
<td>47</td>
<td><a title="India" href="http://id.wikipedia.org/wiki/India">India</a></td>
</tr>
<tr>
<td>19</td>
<td><a title="Paul Allen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paul_Allen">Paul Allen</a></td>
<td>18</td>
<td>54</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>20</td>
<td><a class="new" title="Theo Albrecht (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Theo_Albrecht&amp;action=edit&amp;redlink=1">Theo Albrecht</a></td>
<td>17,5</td>
<td>84</td>
<td><a title="Jerman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman">Jerman</a></td>
</tr>
<tr>
<td>21</td>
<td><a class="new" title="Azim Premji (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Azim_Premji&amp;action=edit&amp;redlink=1">Azim Premji</a></td>
<td>17,1</td>
<td>61</td>
<td><a title="India" href="http://id.wikipedia.org/wiki/India">India</a></td>
</tr>
<tr>
<td>22</td>
<td><a class="new" title="Lee Shau Kee (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lee_Shau_Kee&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lee Shau Kee</a></td>
<td>17</td>
<td>79</td>
<td><a class="mw-redirect" title="Hongkong" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hongkong">Hongkong</a></td>
</tr>
<tr>
<td>23</td>
<td><a title="Jim Walton" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jim_Walton">Jim Walton</a></td>
<td>16,8</td>
<td>59</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>24</td>
<td><a class="new" title="Christy Walton (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Christy_Walton&amp;action=edit&amp;redlink=1">Christy Walton</a> &amp; keluarga</td>
<td>16,7</td>
<td>52</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>25</td>
<td><a class="new" title="S. Robson Walton (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=S._Robson_Walton&amp;action=edit&amp;redlink=1">S. Robson Walton</a></td>
<td>16,7</td>
<td>63</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>26</td>
<td><a title="Sergey Brin" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sergey_Brin">Sergey Brin</a></td>
<td>16,6</td>
<td>33</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>27</td>
<td><a title="Larry Page" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Larry_Page">Larry Page</a></td>
<td>16,6</td>
<td>34</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>28</td>
<td><a class="new" title="Alice Walton (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alice_Walton&amp;action=edit&amp;redlink=1">Alice Walton</a></td>
<td>16,6</td>
<td>57</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>29</td>
<td><a class="new" title="Helen Walton (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Helen_Walton&amp;action=edit&amp;redlink=1">Helen Walton</a></td>
<td>16,4</td>
<td>87</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>30</td>
<td><a class="new" title="Michael Dell (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Michael_Dell&amp;action=edit&amp;redlink=1">Michael Dell</a></td>
<td>15,8</td>
<td>42</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>31</td>
<td><a class="new" title="Steven Ballmer (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Steven_Ballmer&amp;action=edit&amp;redlink=1">Steven Ballmer</a></td>
<td>15</td>
<td>51</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>32</td>
<td><a title="Kirk Kerkorian" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kirk_Kerkorian">Kirk Kerkorian</a></td>
<td>15</td>
<td>89</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>33</td>
<td><a class="new" title="Raymond (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Raymond&amp;action=edit&amp;redlink=1">Raymond</a>, <a class="new" title="Thomas (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Thomas&amp;action=edit&amp;redlink=1">Thomas</a>,<br />
<a class="new" title="Walter Kwok (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Walter_Kwok&amp;action=edit&amp;redlink=1">Walter Kwok</a></td>
<td>15</td>
<td>&#8211;</td>
<td><a class="mw-redirect" title="Hongkong" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hongkong">Hongkong</a></td>
</tr>
<tr>
<td>34</td>
<td><a class="new" title="Francois Pinault (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Francois_Pinault&amp;action=edit&amp;redlink=1">Francois Pinault</a></td>
<td>14,5</td>
<td>70</td>
<td><a title="Perancis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perancis">Perancis</a></td>
</tr>
<tr>
<td>35</td>
<td><a class="new" title="Suleiman Kerimov (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suleiman_Kerimov&amp;action=edit&amp;redlink=1">Suleiman Kerimov</a></td>
<td>14,4</td>
<td>41</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>36</td>
<td><a class="new" title="Vladimir Lisin (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vladimir_Lisin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Vladimir Lisin</a></td>
<td>14,3</td>
<td>50</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>37</td>
<td><a class="new" title="Jack Taylor (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jack_Taylor&amp;action=edit&amp;redlink=1">Jack Taylor</a> &amp; keluarga</td>
<td>13,9</td>
<td>84</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>38</td>
<td><a class="new" title="Vladimir Potanin (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vladimir_Potanin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Vladimir Potanin</a></td>
<td>13,5</td>
<td>46</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>39</td>
<td><a class="new" title="Mikhail Prokhorov (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mikhail_Prokhorov&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mikhail Prokhorov</a></td>
<td>13,5</td>
<td>41</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>40</td>
<td><a title="Oleg Deripaska" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oleg_Deripaska">Oleg Deripaska</a></td>
<td>13,3</td>
<td>39</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>41</td>
<td><a class="new" title="Michael Otto (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Michael_Otto&amp;action=edit&amp;redlink=1">Michael Otto</a> &amp; keluarga</td>
<td>13,3</td>
<td>63</td>
<td><a title="Jerman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman">Jerman</a></td>
</tr>
<tr>
<td>42</td>
<td><a class="new" title="Carl Icahn (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Carl_Icahn&amp;action=edit&amp;redlink=1">Carl Icahn</a></td>
<td>13</td>
<td>71</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>43</td>
<td><a class="new" title="Abigail Johnson (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Abigail_Johnson&amp;action=edit&amp;redlink=1">Abigail Johnson</a></td>
<td>13</td>
<td>45</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>44</td>
<td><a class="new" title="Adolf Merckle (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Adolf_Merckle&amp;action=edit&amp;redlink=1">Adolf Merckle</a></td>
<td>12,8</td>
<td>72</td>
<td><a title="Jerman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman">Jerman</a></td>
</tr>
<tr>
<td>45</td>
<td><a title="Barbara Cox Anthony" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Barbara_Cox_Anthony">Barbara Cox Anthony</a></td>
<td>12,6</td>
<td>83</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>46</td>
<td><a class="new" title="Anne Cox Chambers (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Anne_Cox_Chambers&amp;action=edit&amp;redlink=1">Anne Cox Chambers</a></td>
<td>12,6</td>
<td>87</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>47</td>
<td><a class="new" title="Mikhail Fridman (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mikhail_Fridman&amp;action=edit&amp;redlink=1">Mikhail Fridman</a></td>
<td>12,6</td>
<td>42</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>48</td>
<td><a class="new" title="Vagit Alekperov (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Vagit_Alekperov&amp;action=edit&amp;redlink=1">Vagit Alekperov</a></td>
<td>12,4</td>
<td>56</td>
<td><a title="Rusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusia">Rusia</a></td>
</tr>
<tr>
<td>49</td>
<td><a class="new" title="Charles Koch (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Charles_Koch&amp;action=edit&amp;redlink=1">Charles Koch</a></td>
<td>12</td>
<td>71</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
<tr>
<td>50</td>
<td><a class="new" title="David Koch (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=David_Koch&amp;action=edit&amp;redlink=1">David Koch</a></td>
<td>12</td>
<td>66</td>
<td><a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a id="Lihat_pula" name="Lihat_pula"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a title="Lihat pula" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282007%29&amp;action=edit&amp;section=1">sunting</a>]</span> <span class="mw-headline">Lihat pula</span></h2>
<ul>
<li><a class="mw-redirect" title="Daftar 40 orang terkaya di Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_40_orang_terkaya_di_Indonesia">Daftar 40 orang terkaya di Indonesia</a></li>
<li><a title="Daftar 50 orang terkaya dunia (2006)" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282006%29">Daftar 50 orang terkaya dunia (2006)</a></li>
</ul>
<p><a id="Pranala_luar" name="Pranala_luar"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a title="Pranala luar" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282007%29&amp;action=edit&amp;section=2">sunting</a>]</span> <span class="mw-headline">Pranala luar</span></h2>
<ul>
<li><span style="font-family:'Courier New',monospace;cursor:help;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Inggris." lang="en"><strong>(en)</strong></span><a class="external free" title="http://www.forbes.com" rel="nofollow" href="http://www.forbes.com/">http://www.forbes.com</a></li>
</ul>
<p><!--  NewPP limit report Preprocessor node count: 19/1000000 Post-expand include size: 471/2048000 bytes Template argument size: 13/2048000 bytes Expensive parser function count: 0/500 --> <!-- Saved in parser cache with key idwiki:pcache:idhash:149895-0!1!0!!id!2 and timestamp 20080605175740 --></p>
<div class="printfooter">Diperoleh dari &#8220;<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282007%29">http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282007%29</a>&#8220;</div>
<div id="catlinks" class="catlinks">
<div id="mw-normal-catlinks"><a title="Categories" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Categories">Kategori</a>: <span dir="ltr"><a title="Daftar tokoh menurut kekayaan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Daftar_tokoh_menurut_kekayaan">Daftar tokoh menurut kekayaan</a></span> | <span dir="ltr"><a title="Ekonomi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Ekonomi">Ekonomi</a></span></div>
</div>
<div></div>
<div></div>
<p>sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_50_orang_terkaya_dunia_%282007%29</p>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=22&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/13/orang-terkaya-di-dunia-menurut-forbes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FPI dimata gue</title>
		<link>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/05/fpi-dimata-gue/</link>
		<comments>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/05/fpi-dimata-gue/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 12:25:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indonesia234</dc:creator>
				<category><![CDATA[FPI dimata gue. fpi]]></category>
		<category><![CDATA[front pembela islam]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia234]]></category>
		<category><![CDATA[fpi]]></category>
		<category><![CDATA[FPI dimata gue]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonesia234.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[2007-10-02 FPI dimata gue sumber : http://mrnoxiousishere.blogspot.com/2007/10/fpi-dimata-gue.html Cukup sedih juga gw denger2 berita dan komen orang2 tentang FPI disini dan disini. FPI itu kepanjangan dari Front Pembela Islam, dan karena kadung udah banyak yg benci sama Islam, jadilah FPI ikut kebawa. Trus juga kelakuan dari FPInya yang cukup bikin orang panas. Orang yg panas dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=21&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 class="date-header">2007-10-02</h2>
<p><a name="1968617698403147011"></a></p>
<h3 class="post-title entry-title"><a href="http://mrnoxiousishere.blogspot.com/2007/10/fpi-dimata-gue.html">FPI dimata gue</a></h3>
<p>sumber : http://mrnoxiousishere.blogspot.com/2007/10/fpi-dimata-gue.html</p>
<div class="post-body entry-content">
<p><img style="position:relative;float:right;margin-left:5px;" src="http://web.archive.org/web/20070103081522/http://images.mrnoxious.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RD6vggoKCroAAGa9DcE1/FPIACEH.jpg?et=sDOlzwZomZmxs7JUf2YVxA" border="0" alt="" width="250" height="223" /> Cukup sedih juga gw denger2 berita dan komen orang2 tentang FPI <a href="http://ardho.multiply.com/journal/item/28/FPI_BANGSTTT_">disini</a> dan <a href="http://ardho.multiply.com/journal/item/31/FPI_BANGST_2">disini</a>. FPI itu kepanjangan dari Front Pembela Islam, dan karena kadung udah banyak yg benci sama Islam, jadilah FPI ikut kebawa. Trus juga kelakuan dari FPInya yang cukup bikin orang panas. Orang yg panas dan gerah sama FPI selalu akan bilang hal2 yg jelek tentang FPI yang mungkin disebabkan oleh ulah FPI sendiri.</p>
<p>Coba anda liat <a href="http://web.archive.org/web/20070103081522/http://id.wikipedia.org/wiki/Front_Pembela_Islam">definisi FPI di wikipedia</a> (skrg udah dirubah dan dilock). Wikipedia sebagai media informasi yg global dan bisa dibaca siapa aja, harusnya bisa bersikap netral dan mengatakan yang sesungguhnya. Di wikipedia itu dikatakan, <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">&#8220;Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah <span style="text-decoration:underline;">organisasi terroris</span> beraliran Islam di Indonesia&#8221;. </span>Disini gw liat ada yg rancu, terutama penggunaan kata <span style="font-weight:bold;">TERORIS</span>. Dengan fakta yg ada di lapangan, oke gw terima pernyataan bahwa FPI itu keras or hardliners atau yg lainnya dengan kelakuan meraka yg sering main hakim sendiri.</p>
<p>Tapi kalo sampe dibilang teroris ??? huhuhu ntar dulu deh untuk hal ini gw masih melihat Bush cs dengan serangannya ke Afghan, rencana serangannya ke Iran dan tempat lainnya&#8230; Gimana gw memandang kejadian WTC 11 September ? apa itu satu bentuk terorisme ? iya, gw memandang itu suatu bentuk terorisme. Tapi gw ngga serta merta mengatakan bahwa yg melakukan adalah Osama dgn Thalibannya apalagi melakukan atas nama Islam, itu pendapatnya Bush dan konco2nya aja&#8230;wong setelah itu Bush pidato trus keseleo lidah ngomong, <span style="font-weight:bold;font-style:italic;font-family:Arial;font-size:85%;">&#8220;<span style="text-decoration:underline;">this crusade</span>, this war on terrorism, is going to take awhile.&#8221;</span> yg intinya dia bilang itu adalah perang salib model baru&#8230;jreengg&#8230;mari kita buka sejarah, dulu itu perang salib (crusade) terjadi antara siapa dengan siapa yaaaa ???? dan Bush seenak dengkulnya aja bilang ini adalah perang salib ??? ck&#8230;ck&#8230;terorism act dibales dengan terorism act lagi&#8230;.it&#8217;s so you Mr. Bush !</p>
<p>Ngelantur dah&#8230;.<span style="font-weight:bold;">now back to FPI topic. Are they a teroris ?&#8230;.</span></p>
<p><span class="postbody"> Yang gw tau dan liat nyata, FPI di aceh (pasca tsunami, sangat membantu tanpa pamrih). Mereka dengan sebutan &#8220;hantu lalat&#8221; nya ngambilin mayat dimana2 dengan peralatan yg sangat sederhana, mereka naik mobil truck sampah setiap hari dari pagi ampe magrip, nyari mayat dimana2 untuk dikubur dengan layak. Mereka juga ngecamp di tenda2 alakadarnya di lapangan kuburan makam pahlawan banda aceh.</p>
<p>Itu versi gw&#8230;sekarang kita liat versi media :</span><span class="deskripsi"><br />
</span><span style="font-weight:bold;text-decoration:underline;"><a href="http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Box&amp;id=78110">http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Box&amp;id=78110</a></p>
<p></span>&#8220;SULIT melihat Habib Riziq Shihab mengenakan jubah dan kafiyeh putihnya selama hari-hari pascabencana gempa dan tsunami di Banda Aceh. Atribut kebesaran Panglima Laskar Front Pembela Islam itu telah setengah bulan ini bersalin dengan kaus tipis dan celana lebar semata kaki. Bahkan, jabatan panglima dia tinggalkan ketika pada hari-hari tertentu mendapat jatah masuk menjadi anggota tim evakuator mayat. Laskar FPI memang menjadi salah satu relawan evakuator mayat di ibukota NAD. <span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;">Mereka telah datang sejak hari kedua bencana&#8230;&#8230;..&#8221;</span></span></p>
<p>&#8220;&#8230;.<span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#cc0000;">hanya FPI yang berani menyentuh kawasan Syiah Kuala</span></span>. Kawasan di pinggiran Universitas Syiah Kuala dan makam raja-raja Aceh itu memang menjadi momok, karena lokasinya yang berawa-rawa, banyak paku bekas rumah yang telah berkarat dan ratusan ekor ular. Di kawasan itu juga terkenal dengan mayat yang sangat berbau dan anggota tubuhnya tidak utuh karena terus-menerus terendam air&#8230;&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;&#8230;..Mereka juga membagi sekitar 1.200 anggota laskar menjadi 3 tim, yaitu tim pengendus mayat, evakuator mayat, tim sholat jenazah dan tim logistik. Tim pengendus bertugas mencari mayat diantara tumpukan puing, tim evakuasi menggali puing untuk mencari mayat, tim pensholat jenazah khusus mensholatkan setiap jenazah yang ditemukan sementara tim logistik mengurus konsumsi relawan. <span style="font-style:italic;">&#8220;Dengan begitu, tim logistik dan tim sholat jenazah tidak menyentuh mayat, sehingga kebersihan makanan dan kesucian anggota tim pensholat jenazah selalu terjaga,&#8221;</span> kata Ja&#8217;far&#8230;..&#8221;</p>
<p>&#8220;&#8230;.<span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#cc0000;">Karena nama besarnya dalam urusan evakuasi mayat, Laskar FPI juga kerap dimintai tolong untuk mengevakuasi mayat di daerah konflik.</span></span> Di kawasan Lhok Nga, sekitar 20 kilometer dari Banda Aceh, FPI bahkan dihubungi langsung Panglima GAM wilayah itu untuk mengurus jenazah di sana&#8230;&#8230;&#8221;</p>
<p><span style="font-weight:bold;text-decoration:underline;"><a href="http://endonesia.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;artid=475">http://endonesia.com/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;artid=475</a></p>
<p></span>&#8220;&#8230;&#8230;Lain relawan, lain pula aksinya. Kalau Front Pembela Islam (FPI) jadi spesialis evakuasi mayat, maka relawan asal Banyumas jadi tukang gali sumur. Hingga Ahad kemarin, 43 relawan yang tergabung dalam Masyarakat Banyumas Peduli Aceh (MBPA) sudah menyelesaikan pengeboran dan pengurasan 105 sumur di Banda Aceh&#8230;..&#8221;<br />
<span style="font-weight:bold;"><br />
</span><span style="font-size:85%;"><span style="font-weight:bold;text-decoration:underline;"><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/01/12/brk,20050112-75,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2005/01/12/brk,20050112-75,id.html</a></p>
<p></span></span>&#8220;&#8230;&#8230;.Mengenai bagaimana FPI bereaksi atas kinerja pemerintah menangani bencana di Aceh, Sekretaris DPP Ustadz Hasri Harahap mengutip pernyataan Menko Kesra saat berjumpa dengan Rizieq Shihab. <span style="font-style:italic;">&#8220;Pak Alwi mengaku TNI sudah kelelahan,&#8221;</span> ceritanya. <span style="font-style:italic;">&#8220;Kalau TNI saja sudah kelelahan, apalagi kami, yang logistiknya tak menentu. Namun FPI menegaskan bahwa pekerjaan mengevakuasi mayat ini hukumnya fardhu ain, bukan fardhu kifayah,&#8221;</span> katanya.&#8221;</p>
<p><span style="font-weight:bold;">&#8230;..Apa tidak takut bermalam di kuburan?</span> <span style="font-style:italic;">&#8220;Kami tegaskan kepada relawan FPI bahwa kita ini berjihad. Apalah artinya, tidur di makam, karena yang menunggu kita adalah mayat-mayat membusuk itu,&#8221;</span> kata Sobri.<br />
<span style="font-size:85%;"><br />
<span style="font-weight:bold;text-decoration:underline;"><a href="http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0205/08/0105.htm">http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0205/08/0105.htm</a></p>
<p></span></span>&#8220;<span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#cc0000;">Di antara kelompok pemburu mayat yang paling menonjol, selain Satkorlak Nasional adalah Front Pembela Islam (FPI)</span>.</span> Sejak bencana terjadi, FPI telah menurunkan lebih dari 1.300 anggotanya.&#8221;</p>
<p>&#8220;<span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-weight:bold;">Bagi anggota FPI sendiri, menemukan mayat merupakan sebuah kebahagiaan sendiri</span> (Subhanallah&#8230;bagi gw malah nightmare !!!).</span> Makin banyak mayat ditemukan, makin gembiralah mereka. Sebaliknya, kedukaan sering muncul saat pulang dari lokasi bencana tanpa menemukan mayat satu pun.&#8221;</p>
<p>&#8220;&#8230;.Kesedihan lain, ujar Husni, saat relawan akan mengangkat mayat, tiba-tiba mereka memegang tangannya, lalu copot begitu saja. &#8220;Aduh hati ini, terasa sedih,&#8221; katanya.&#8221;</p>
<p><span style="font-weight:bold;text-decoration:underline;"><a href="http://www.republika.co.id/Koran_detail.asp?id=184263&amp;kat_id=3">http://www.republika.co.id/Koran_detail.asp?id=184263&amp;kat_id=3</a></span></p>
<p><span class="deskripsi">&#8220;Hari masih pagi ketika ratusan orang menaiki truk di dekat pintu masuk kompleks Taman Makam Pahlawan Banda Aceh. Setelah semua naik, serentak mobil bergerak perlahan. &#8221;Allahu Akbar! Allahu Akbar!&#8221; pekik mereka. Truk menderu. Asap dan lelehan pekat lumpur segera terciprat ke udara akibat pergesekan ban dengan aspal badan jalan.</span></p>
<p><span class="deskripsi"> </span><span class="deskripsi">Begitulah kesibukan Front Pembela Islam (FPI) di Aceh dalam beberapa hari terakhir ini. Wajah-wajah mereka tampak kelelahan, namun tetap terlihat semangat. Padahal, <span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#cc0000;">pekerjaan mereka bukan main-main: mengevakuasi mayat! Mereka mencari, mengumpulkan, membungkus, menshalatkan, dan kemudian membawa mayat korban bencana Aceh itu ke atas truk untuk dibawa ke pemakaman massal&#8230;..</span>&#8220;</span></span></p>
<p>&#8220;<span class="deskripsi">&#8230;<span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#ff0000;">Bagi kelompok relawan yang berada di lokasi bencana, kemampuan FPI dalam mengevakuasi mayat memang patut diacungi jempol</span></span>. Kelompok yang dicap &#8216;Islam garis keras&#8217; ini ternyata mampu membuktikan bahwa keberanian mereka tidak hanya terjadi di &#8216;lapangan biasa&#8217;. Para anggota laskar itu seperti mengambil alih kerja &#8216;relawan biasa&#8217; yang masih merasa jeri terhadap keberadaan mayat.&#8221;</span></p>
<p><span class="deskripsi">_______________________________________________</span></p>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;">Tapi jelas berita2 kaya gini ngga akan di blow up kenceng dan dibangga2in. Bahkan skrg di demo supaya dibubarin dan terus mendapat caci maki yang gw sendiri miris denger/bacanya.</span></span></p>
<p><span style="font-weight:bold;"><img src="http://web.archive.org/web/20070103081522/http://images.mrnoxious.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RHMs0woKCroAAHvoa243/tanyakenapafix.jpg?et=gP3XhVHs7UprAKMwAUO7zQ" alt="" /> <span style="color:#ff0000;font-size:180%;">???</span></span> manusia itu emang tabiatnya suka bgt ngegosip dan paling seneng liat keburukan orang laen trus disebarin tanpa ngeliat kebaikan2 apa yg udah dilakuin sama org tsb. Orang yg emang udah kadung benci sama FPI, setelah baca tulisan ini bisa jadi dalem hatinya ngomong <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">&#8220;ah itu kan cari muka doang&#8221;</span>, <span style="font-weight:bold;font-style:italic;">&#8220;bisa bgt FPI nutupin borok&#8221;</span> dan pernyataan2 sinis laennya. Buat sodara semuslim, inget bro dalam Islam ada kaidah bahwa prasangka itu adalah sedusta2 perkataan.</p>
<p>Tapi terlepas dari bener atau ngganya anggepan kaya gitu, yang gw pertanyakan adalah&#8230;.do you as good as they are on the field ? terutama di tsunami Aceh ? are you strong enough idup sebulan lebih ditemenin bau2 mayat setiap kali lo melangkah kemanapun ? dan begitu nemu mayat pas diangkat kaki/tangan/mata si mayat coplok ? gw disana cuma bertahan seminggu ! cupu memang&#8230;tapi dari hari ke 5 gw udah mulai muntah2 gak tahan bau mayat yg makin menggila. Kemana mata lo memandang pasti disitu ada mayat.</p>
<p>Bagus gw bukan anggota FPI jadi bisa bebas pulang, karena yg anggota FPI itu kaga boleh pulang sampe urusan selesai !. Sounds rude ? yea ! mereka ngga cuma rude dalam hal tertib menertibkan tapi &#8220;rude&#8221; juga dalam menerapkan peraturan ke anggotanya untuk menolong and they did it very well on the tsunami disaster.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">Now for all of you FPI haters&#8230;.</span>do you mind to get off from your damn computer and start helping in a real world instead talking isht bout them thru your pathetic keyboard ?????&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Ya ya&#8230;melihat FPI dengan adil memang sulit, terlebih ketika media massa telah dikendalikan secara sistematis untuk hanya melihat sisi sebaliknya untuk apalagi kalo bukan karena nilai komersilnya&#8230;.ppfftt&#8230;dear media, you make me sick sucka !!</p></div>
<p><span class="post-author vcard"> Posted by <span class="fn">mrnoxious</span> </span> <span class="post-timestamp"> at <a class="timestamp-link" title="permanent link" rel="bookmark" href="http://mrnoxiousishere.blogspot.com/2007/10/fpi-dimata-gue.html"><abbr class="published" title="00">6.54.PD</abbr></a> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/indonesia234.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/indonesia234.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/indonesia234.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/indonesia234.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/indonesia234.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/indonesia234.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/indonesia234.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/indonesia234.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/indonesia234.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/indonesia234.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/indonesia234.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/indonesia234.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/indonesia234.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/indonesia234.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/indonesia234.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/indonesia234.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=indonesia234.wordpress.com&amp;blog=3703382&amp;post=21&amp;subd=indonesia234&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonesia234.wordpress.com/2008/06/05/fpi-dimata-gue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e1158d292a354bc045a4d3c12e343f6a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">indonesia234</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://web.archive.org/web/20070103081522/http://images.mrnoxious.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RD6vggoKCroAAGa9DcE1/FPIACEH.jpg?et=sDOlzwZomZmxs7JUf2YVxA" medium="image" />

		<media:content url="http://web.archive.org/web/20070103081522/http://images.mrnoxious.multiply.com/image/2/photos/upload/300x300/RHMs0woKCroAAHvoa243/tanyakenapafix.jpg?et=gP3XhVHs7UprAKMwAUO7zQ" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
